This community service program aimed to evaluate the effectiveness of communication in the dissemination of foreign trade policies conducted by the Surakarta City Department of Trade and to formulate recommendations for improving communication strategies based on business actors’ feedback. The program involved 29 export-oriented business representatives from various industrial sectors. The evaluation employed a qualitative approach using content analysis of written feedback forms collected at the end of the dissemination program. A total of 16 out of 29 participants (55.2%) provided written feedback, which was classified into five main categories: service quality and responsiveness (4 responses), media and information systems (3 responses), frequency of dissemination activities (3 responses), clarity of information (1 response), and overall appreciation of the program (5 responses). The findings indicate that the communication strategy has provided valuable benefits for business actors; however, improvements are still required in terms of service responsiveness, the provision of more interactive digital communication media, regular dissemination activities, and the delivery of information in a clearer and more concise manner. The primary output of this community service program is a set of communication strategy recommendations that can be utilized by the Surakarta City Department of Trade to enhance the quality of future foreign trade policy dissemination. The results are expected to support the development of more effective, adaptive, and stakeholder-oriented public communication in foreign trade services. Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengevaluasi efektivitas komunikasi pelayanan dalam sosialisasi kebijakan perdagangan luar negeri yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Kota Surakarta serta menyusun rekomendasi perbaikan strategi komunikasi berdasarkan umpan balik pelaku usaha. Kegiatan melibatkan 29 pelaku usaha dari berbagai sektor yang berorientasi ekspor. Evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis isi (content analysis) terhadap formulir umpan balik yang dikumpulkan setelah kegiatan sosialisasi. Sebanyak 16 dari 29 peserta (55,2%) memberikan umpan balik tertulis yang kemudian diklasifikasikan ke dalam lima kategori utama, yaitu pelayanan dan responsivitas (4 respon), media dan sistem informasi (3 respon), frekuensi sosialisasi (3 respon), kejelasan informasi (1 respon), dan apresiasi terhadap kegiatan (5 respon). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa komunikasi pelayanan telah memberikan manfaat bagi pelaku usaha, namun masih memerlukan penguatan pada aspek responsivitas layanan, penyediaan media komunikasi digital yang lebih interaktif, penyelenggaraan sosialisasi secara berkala, serta penyampaian informasi yang lebih ringkas dan mudah dipahami. Luaran kegiatan berupa rekomendasi strategi komunikasi pelayanan yang dapat dimanfaatkan oleh Dinas Perdagangan Kota Surakarta sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan kualitas sosialisasi kebijakan perdagangan luar negeri. Hasil pengabdian ini diharapkan mendukung terciptanya komunikasi pelayanan yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan pelaku usaha.