Meyronita Firja
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fish Bowl Discussion Berbasis Learning Cards: Berpikir Kritis dan Self Concept Peserta Didik Kelas VIII Virda Nurmalia; Nanang Supriadi; Meyronita Firja
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4963

Abstract

Kemampuan berpikir kritis matematis siswa Indonesia masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh penerapan metode pembelajaran yang kurang melibatkan partisipasi aktif dan belum mendukung perkembangan self-concept siswa secara optimal. Self-concept (konsep diri) dapat mempengaruhi kemampuan berpikir kritis matematis pada pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Fish Bowl Discussion berbasis Learning Cards terhadap kemampuan berpikir kritis matematis, self-concept, serta pengaruh keduanya secara simultan pada siswa SMP kelas VIII di Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Quasy Experimental Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMP kelas VIII dengan sampel yang diambil menggunakan teknik Stratified Random Sampling berjumlah 59 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu instrumen tes esai kemampuan berpikir kritis matematis dan angket self-concept. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) dengan nilai signifikan sebesar α=5%. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, mendapatkan hasil bahwa p-value dari kemampuan berpikir kritis matematis dan self-concept (konsep diri) sebesar 0,000, sehingga p-value dari masing-masing kemampuan kurang dari 0,05, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh metode fish bowl discussion berbasis learning cards terhadap kemampuan berpikir kritis dan self-concept siswa secara parsial maupun simultan.