Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen asesmen autentik berbasis Google Sites untuk mengukur hasil pembelajaran proyek IPAS di SD Negeri 9 Toboali, sekaligus menganalisis tingkat kelayakan dan kesesuaiannya untuk digunakan dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) yang berorientasi pada pengembangan produk pendidikan serta pengujian validitas, reliabilitas, dan praktikalitasnya. Desain pengembangan yang digunakan mengacu pada Model 4D (Four-D Model), yang terdiri dari Define, Design, Develop, serta Disseminate. Subjek penelitian terdiri atas 4 dosen dan guru sebagai validator ahli, 2 guru mata pelajaran IPAS, serta 50 peserta didik kelas V SD Negeri 9 Toboali yang ditentukan melalui teknik purposive sampling, dengan 15 peserta didik di antaranya dilibatkan pada tahap uji coba terbatas.. Metode analisis data terdiri dari uji validitas, reliabilitas, serta praktikalitas. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: (1) validasi oleh ahli materi memperlihatkan kelayakan sebesar 0,82 yang dianggap valid dan validasi oleh ahli media memperlihatkan kelayakan sebesar 0,84 yang dianggap valid. (2) validitas empiris menggunakan korelasi Pearson Product memperlihatkan bahwa sebanyak 17 butir valid dan 3 butir tidak valid. (3) reliabilitas Interrater mempunyai nilai ICC pada Average Measures sebesar 0,883 mempunyai kategori baik (4) Reliabilitas Instrumen Cronbach's Alpha meliputi reliabilitas instrumen tugas mandiri sebesar 0,631, reliabilitas instrument asesmen tugas proyek sebesar 0,656 dan reliabilitas instrument asesmen objektif sebesar 0,768 sehingga semua instrumen dinyatakan reliabel dan layak. (5) Analisis kepraktisan yang dilakukan terhadap 2 orang guru memperlihatkan persentase sebesar 95%, sedangkan hasil dari 15 siswa memperlihatkan persentase sebesar 88%, yang keduanya termasuk dalam kategori sangat praktis. Dengan demikian, instrumen asesmen autentik berbasis Google Sites yang dikembangkan telah memenuhi persyaratan sebagai instrumen yang valid, reliabel, serta praktis, sehingga layak diterapkan dalam pembelajaran.