Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi yang didukung media audiovisual interaktif terhadap peningkatan pemahaman konsep dan keterlibatan belajar IPAS pada siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan kuasi eksperimen tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 58 siswa kelas IV SDN Kedungjenar yang dibagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing berjumlah 29 siswa, melalui teknik cluster random sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan tes pemahaman konsep, lembar observasi aktivitas guru, serta angket keterlibatan belajar siswa, kemudian dianalisis melalui statistik deskriptif dan inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, independent samples t-test, N-Gain, dan effect size. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kelas eksperimen memperoleh capaian pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol, dengan rata-rata nilai posttest sebesar 74,31, sedangkan kelas kontrol mencapai 69,03. Pengujian independent samples t-test menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,027 (< 0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara kedua kelompok, sementara nilai effect size sebesar 0,60 menunjukkan pengaruh perlakuan berada pada kategori sedang. Selain meningkatkan pemahaman konsep, penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis audiovisual interaktif juga mampu meningkatkan keterlibatan belajar siswa. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran tersebut terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran IPAS di sekolah dasar.