Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

METODE HALAQAH DALAM MENGHAFAL DAN MENJAGA HAFALAN AL-QUR’AN SANTRIWATI DARUL HUFFADZ AL-‘ARIEF DENGAN TARGET SELESAI 30 JUZ DALAM SATU TAHUN Era Asria Harahap; Uqbatul Khoir Rambe
AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Vol 8 No 3 (2026): AKSELERASI: JURNAL ILMIAH NASIONAL
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jin.v8i3.1902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode halaqah dalam proses menghafal dan menjaga hafalan Al-Qur’an pada santriwati Darul Huffadz Al-‘Arief dengan target penyelesaian hafalan 30 juz dalam satu tahun. Metode halaqah merupakan salah satu pendekatan pembelajaran Al-Qur’an yang menekankan interaksi intensif antara pembimbing dan santri melalui kegiatan setoran hafalan, murajaah, evaluasi, serta pembinaan secara berkesinambungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode halaqah diterapkan secara sistematis melalui pembagian kelompok kecil yang dibimbing oleh seorang musyrifah, penyusunan target hafalan harian, pelaksanaan setoran hafalan baru (ziyadah), pengulangan hafalan (murajaah), serta evaluasi berkala. Penerapan metode tersebut mampu mendukung pencapaian target hafalan 30 juz dalam satu tahun karena menciptakan suasana belajar yang kondusif, meningkatkan kedisiplinan, memperkuat kualitas hafalan, serta membangun motivasi santriwati dalam menjaga konsistensi hafalan. Meskipun demikian, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi keberhasilan pelaksanaannya, seperti kemampuan individu, manajemen waktu, kondisi psikologis, serta dukungan dari pembimbing dan lingkungan pesantren. Dengan demikian, metode halaqah terbukti menjadi salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam membantu santriwati mencapai target hafalan Al-Qur’an sekaligus menjaga kualitas hafalan secara berkelanjutan.
Pujian Allah Terhadap Perilaku Nabi Muhammad SAW dalam Al-Qur'an Zainal Abidin; Sukiman Sukiman; Uqbatul Khoir Rambe
ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 7 (2026): ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisplin, July 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/armada.v4i7.2850

Abstract

Al-Qur’an memuji perilaku dan kepribadian Nabi Muhammad SAW sebagai standar keteladanan paling otoritatif dalam Islam. Di tengah krisis moral dan melemahnya figur teladan, kajian tematik terhadap ayat-ayat pujian Allah kepada Nabi SAW menjadi penting, meskipun penelitian khusus mengenai tema ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dimensi pujian Allah terhadap perilaku Nabi Muhammad SAW serta membandingkan penafsirannya dalam tafsir klasik dan kontemporer. Penelitian kepustakaan ini menggunakan pendekatan kualitatif-analitis dan metode tafsir tematik. Sumber primer meliputi Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim karya Ibn Katsir, Jami’ al-Bayan karya al-Thabari, Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab, dan Tafsir al-Azhar karya Hamka. Hasil penelitian menemukan lima dimensi utama, yaitu akhlak dan karakter moral, spiritualitas, kepemimpinan dan kenabian, sosial dan kemanusiaan, serta ilmu pengetahuan. Keempat mufassir menunjukkan konsistensi substantif dalam memahami kelima dimensi tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pujian Allah kepada Nabi SAW membentuk sistem keteladanan yang utuh, terpadu, relevan lintas zaman, dan dapat menjadi dasar penguatan moral umat Islam kontemporer.