Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rancangan Geometri Peledakan Menggunakan Metode Visual Block Programming (Kasus di PT. Gilgal Batu Alam Lestari) Ridho Habie Khukafah Syafarullah; Murad; Muhammad Azhar Irwansyah
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/ghwz8460

Abstract

PT. Gilgal Batu Alam Lestari (PT.GILBAL) merupakan perusahaan penambangan batu granit. PT. GILBAL menggunakan peledakan untuk pemberaian material, untuk mempermudah proses pemuatan dan pengolahan materialnya. Dalam perancangan geometri lubang ledak, diperlukan perhitungan yang teliti untuk mencapai geometri lubang ledak yang optimal, sehingga dapat mencapai fragmentasi hasil ledakan yang baik sesuai kebutuhan. Sehingga, untuk mempermudah kegiatan perhitungan geometri lubang ledak, diperlukan sebuah aplikasi sebagai media untuk proses perhitungan rancangan geometri lubang ledak. Tujuan pembuatan aplikasi ini, agar kegiatan perhitungan geometri lubang ledak dapat dilakukan kapapun dan dimanapun dengan hasil hitung yang akurat. Pembuatan aplikasi dilakukan dengan media visual block programming pada tools kodular dan menggunakan metode prototyping dalam tahapan penelitiannya. Metode prototyping ini terdiri dari requirements analysis, requirements definition, user interface prototyping, user interface prototyping, architecture and component design, architecture and component prototyping, implementation, system test, operation and maintenance. Pengujian aplikasi menggunakan pengujian blackbox untuk pengujian fungsional aplikasi dan perbandingan hasil hitung manual dengan perhitungan aplikasi untuk pengujian akurasi perhitungan aplikasi. Hasil pengujian aplikasi perhitungan geometri lubang ledak Metode R.L. Ash memiliki akurasi 100%, metode C.J. Konya memiliki akurasi 100%, metode Anderson memiliki akurasi 100%, dan metode Langefors memiliki akurasi 100%. Serta perhitungan fragmentasi hasil peledakan, dari metode R.L. Ash memiliki akurasi 100%, metode C.J. Konya memiliki akurasi 100%, metode Anderson memiliki akurasi 100%, dan metode Langefors memiliki akurasi 100%.
PERHITUNGAN CADANGAN BATU GRANIT DENGAN METODE PENAMPANG MELINTANG (CROSS SECTION) DI PT. GILGAL BATU ALAM LESTARI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT Ridho Rahmadi; Murad; Yoga Herlambang
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/amj8y474

Abstract

PT Gilgal Batu Alam Lestari merupakan perusahaan tambang yang menjadikan batuan granit sebagai bahan galian utama perusahaan tersebut. Sistem penambangan yang dipakai pada perusahaan yaitu tambang terbuka (quarry) dengan alur penambangan pembongkaran, pemuatan, dan pengangkutan. Salah satu aspek yang perlu diketahui dalam pertimbangan ekonomi adalah cadangan. Cadangan merupakan unsur penting yang harus diketahui karena menyangkut produk dari suatu kegiatan penambangan yang akan dijual dan menjadi salah satu faktor penentu untung rugi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penampang melintang. Pengambilan data dilakukan di PT Gilgal Batu Alam Lestari dengan melakukan pemetaan di areal quarry menggunakan Total Station untuk mendapatkan besaran areal quarry yang telah tertambang. Hasil pemetaan topografi pada area quarry PT Gilgal Batu Alam Lestari dengan menggunakan Total Station telah terjadi perubahan rona pada area quarry dengan topografi elevasi tertinggi 75 meter dan terendah 30 meter. Volume dan tonase batu granit yang telah tertambang dihitung dengan menggunakan metode cross section didapat hasil sebesar 163.906,93 m³ atau 819.534,65 ton. Adapun persentase cadangan tertambang yang didapat adalah sebesar 14,03% dari total cadangan awal sebesar 342.673,98 m³ atau 1713369,93 ton. PT Gilgal Batu Alam Lestari dapat terus memproduksi batu granit sebesar 160.000 m³/tahun, maka sisa umur tambang batu granit PT Gilgal Batu Alam Lestari adalah 7 tahun 1 bulan. Faktor yang menjadi dasar perhitungan cadangan ulang adalah tidak sesuainya rencana penambangan dengan realisasi, banyaknya areal yang tidak dapat dibebaskan saat berlangsungnya proses penambangan, sehingga tidak sesuainya umur tambang milik PT Gilgal Batu Alam Lestari.
Rancangan Geometri Peledakan Menggunakan Metode Visual Block Programming (Kasus di PT. Gilgal Batu Alam Lestari) Ridho Habie Khukafah Syafarullah; Murad; Muhammad Azhar Irwansyah
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 26 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/ghwz8460

Abstract

PT. Gilgal Batu Alam Lestari (PT.GILBAL) merupakan perusahaan penambangan batu granit. PT. GILBAL menggunakan peledakan untuk pemberaian material, untuk mempermudah proses pemuatan dan pengolahan materialnya. Dalam perancangan geometri lubang ledak, diperlukan perhitungan yang teliti untuk mencapai geometri lubang ledak yang optimal, sehingga dapat mencapai fragmentasi hasil ledakan yang baik sesuai kebutuhan. Sehingga, untuk mempermudah kegiatan perhitungan geometri lubang ledak, diperlukan sebuah aplikasi sebagai media untuk proses perhitungan rancangan geometri lubang ledak. Tujuan pembuatan aplikasi ini, agar kegiatan perhitungan geometri lubang ledak dapat dilakukan kapapun dan dimanapun dengan hasil hitung yang akurat. Pembuatan aplikasi dilakukan dengan media visual block programming pada tools kodular dan menggunakan metode prototyping dalam tahapan penelitiannya. Metode prototyping ini terdiri dari requirements analysis, requirements definition, user interface prototyping, user interface prototyping, architecture and component design, architecture and component prototyping, implementation, system test, operation and maintenance. Pengujian aplikasi menggunakan pengujian blackbox untuk pengujian fungsional aplikasi dan perbandingan hasil hitung manual dengan perhitungan aplikasi untuk pengujian akurasi perhitungan aplikasi. Hasil pengujian aplikasi perhitungan geometri lubang ledak Metode R.L. Ash memiliki akurasi 100%, metode C.J. Konya memiliki akurasi 100%, metode Anderson memiliki akurasi 100%, dan metode Langefors memiliki akurasi 100%. Serta perhitungan fragmentasi hasil peledakan, dari metode R.L. Ash memiliki akurasi 100%, metode C.J. Konya memiliki akurasi 100%, metode Anderson memiliki akurasi 100%, dan metode Langefors memiliki akurasi 100%.
PERHITUNGAN CADANGAN BATU GRANIT DENGAN METODE PENAMPANG MELINTANG (CROSS SECTION) DI PT. GILGAL BATU ALAM LESTARI KECAMATAN SUNGAI KUNYIT KABUPATEN MEMPAWAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT Ridho Rahmadi; Murad; Yoga Herlambang
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 23 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/amj8y474

Abstract

PT Gilgal Batu Alam Lestari merupakan perusahaan tambang yang menjadikan batuan granit sebagai bahan galian utama perusahaan tersebut. Sistem penambangan yang dipakai pada perusahaan yaitu tambang terbuka (quarry) dengan alur penambangan pembongkaran, pemuatan, dan pengangkutan. Salah satu aspek yang perlu diketahui dalam pertimbangan ekonomi adalah cadangan. Cadangan merupakan unsur penting yang harus diketahui karena menyangkut produk dari suatu kegiatan penambangan yang akan dijual dan menjadi salah satu faktor penentu untung rugi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penampang melintang. Pengambilan data dilakukan di PT Gilgal Batu Alam Lestari dengan melakukan pemetaan di areal quarry menggunakan Total Station untuk mendapatkan besaran areal quarry yang telah tertambang. Hasil pemetaan topografi pada area quarry PT Gilgal Batu Alam Lestari dengan menggunakan Total Station telah terjadi perubahan rona pada area quarry dengan topografi elevasi tertinggi 75 meter dan terendah 30 meter. Volume dan tonase batu granit yang telah tertambang dihitung dengan menggunakan metode cross section didapat hasil sebesar 163.906,93 m³ atau 819.534,65 ton. Adapun persentase cadangan tertambang yang didapat adalah sebesar 14,03% dari total cadangan awal sebesar 342.673,98 m³ atau 1713369,93 ton. PT Gilgal Batu Alam Lestari dapat terus memproduksi batu granit sebesar 160.000 m³/tahun, maka sisa umur tambang batu granit PT Gilgal Batu Alam Lestari adalah 7 tahun 1 bulan. Faktor yang menjadi dasar perhitungan cadangan ulang adalah tidak sesuainya rencana penambangan dengan realisasi, banyaknya areal yang tidak dapat dibebaskan saat berlangsungnya proses penambangan, sehingga tidak sesuainya umur tambang milik PT Gilgal Batu Alam Lestari.