Sistem penunjang keputusan diartikan sebagai suatu sistem yang mampu menawarkan solusi untuk menyelesaikan masalah. Dalam sistem pengambilan keputusan, metode simple additive weighting (SAW) merupakan metode yang banyak digunakan. Metode Simple Additive Weighting (SAW) merupakan metode SPK yang melakukan penjumlahan terbobot dari semua atribut. Dengan menghitung bobot setiap atribut, maka dapat ditentukan atribut untuk mewakili keputusan yang diambil. Pemberian kredit adalah aktivitas utama yang dilakukan oleh bank, dan dalam proses ini terdapat risiko yang bisa mempengaruhi kesehatan serta kelangsungan hidup perbankan. Di BPR Kubang Muaro Kalaban, proses analisis kredit masih dilakukan secara manual. Situasi ini memungkinkan tim analisis untuk melakukan kesalahan dalam menilai debitur yang layak atau tidak layak sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan oleh bank. Dengan menggunakan metode simple additive weighting (SAW), diharapkan bank bisa lebih mudah dan baik dalam memberikan solusi bantuan kredit. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko kesalahan dalam pemberian kredit yang mungkin terjadi akibat kecurangan atau kesalahan dari pihak bank sendiri. Sistem ini dibuat untuk membantu pihak bank dalam proses analisis pemberian kredit. Output yang dihasilkan sistem berupa laporan pengajuan kredit dan laporan hasil keputusan. Penelitian ini menghasilkan sebuah sistem penunjang keputusan yang dibangun dengan memanfaatkan bahasa pemrograman PHP serta database MySQL.