ABSTRACT Antibiotic resistance has an impact on the quality of clinical services, so limiting the use of antibiotics is an effort to minimize antibiotic resistance, so a study will be conducted that aims to analyze the use of antibiotics based on the AWaRe classification and determine the suitability of antibiotic use based on the Ministry of Health's PPAB and PPAB Husada Utama Hospital in clean and clean contaminated surgical patients. This study is a non-experimental, descriptive, observational study conducted retrospectively using medical record data from patients in the surgical ward at Husada Utama Hospital for the period from January to June 2025. In that period, there were more clean surgical patients (76.57%) than clean contaminated surgical patients (32.43%). Based on the AWaRe classification, in clean surgical patients the Access category (34%), Watch category (64%), and Reserve category (2%), while in clean contaminated surgical patients, the Access category (14.48%), Watch category (79.17%), and Reserve category (5.25%). The selection of antibiotic types in clean surgical patients based on the PPAB of the Ministry of Health and PPAB of Husada Utama Hospital is appropriate (36.17%). The selection of antibiotic types in clean contaminated surgical patients based on the PPAB of the Ministry of Health and PPAB of Husada Utama Hospital is appropriate (16.67%). Keywords: Antibiotic, AWaRe, Clean Surgery, Contaminated Clean Surgery. ABSTRAK Resistensi antibiotik mempunyai dampak terhadap mutu pelayanan klinis, sehingga pembatasan penggunaan antibiotik merupakan upaya untuk meminimalisir resistensi antibiotik, maka akan dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis penggunaan antibiotik berdasarkan klasifikasi AWaRe dan mengetahui kesesuaian penggunaan antibiotik berdasarkan PPAB Kemenkes dan PPAB Rumah Sakit Husada Utama pada pasien bedah bersih dan bersih terkontaminasi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif non-eksperimental yang dilakukan secara retrospektif menggunakan data rekam medis pasien bangsal bedah Rumah Sakit Husada Utama periode Januari – Juni 2025. Pada periode tersebut, pasien bedah bersih lebih banyak (76,57%) daripada pasien bedah bersih terkontaminasi (32,43%). Berdasarkan klasifikasi AWaRe, pada pasien bedah bersih kategori Access (34%), kategori Watch (64%), dan kategori Reserve (2%), sedangkan pada pasien bedah bersih terkontaminasi, kategori Access (14,48%), kategori Watch (79,17%), dan kategori Reserve (5,25%). Pemilihan jenis antibiotik pada pasien bedah bersih berdasarkan PPAB Kemenkes dan PPAB Rumah Sakit Husada Utama sesuai (36,17%). Pemilihan jenis antibiotik pada pasien bedah bersih terkontaminasi berdasarkan PPAB Kemenkes dan PPAB Rumah Sakit Husada Utama sesuai (16,67%). Kata Kunci: Antibiotik, AWaRe, Bedah Bersih, Bedah Bersih Terkontaminasi.