Tatag Mulyanto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Abdi Nusantara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu dalam Penanganan Kejang Demam Pada Balita di Rumah Sakit Mustika Medika Stevayani Veronica; Tatag Mulyanto
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 6, No 8 (2026): Volume 6 Nomor 8 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v6i8.24321

Abstract

ABSTRACT Febrile seizures are convulsions caused by an increase in body temperature above 38°C and commonly occur in children aged 6 months to 5 years. These cases are multifactorial, with respiratory infections being the primary cause. In Indonesia, the prevalence of febrile seizures increased from 3.5% in 2013 to 5% in 2021. Recurrent febrile seizures can lead to serious complications such as epilepsy, behavioral disorders, and developmental delays. Mothers' lack of knowledge regarding the initial management of febrile seizures often leads to errors in first aid. Health education has been shown to be effective in improving mothers' knowledge and skills in managing febrile seizures.To determine the effectiveness of health education in improving mothers' knowledge in managing febrile seizures in toddlers. Quasi-experimental with a one-group pretest-posttest design. Random sampling was used as the sampling technique. The level of knowledge of respondents before the intervention was mostly adequate (55.8%), and afterward, more respondents had good knowledge (55.8%). Health education was effective in improving mothers' knowledge in managing febrile seizures in toddlers (p-value 0.000). Health education was effective in improving mothers' knowledge in managing febrile seizures in toddlers. Nurses are advised to provide health education to the community so that they have a better understanding of febrile seizures in toddlers and how to handle them properly. Keywords: Febrile Seizures, Health Education, Maternal Knowledge, Toddlers.  ABSTRAK Kejang demam merupakan kejang yang terjadi akibat peningkatan suhu tubuh di atas 38°C dan umumnya dialami anak usia 6 bulan hingga 5 tahun. Kasus ini bersifat multifaktorial dengan penyebab utama infeksi saluran pernapasan. Di Indonesia, prevalensi kejang demam meningkat dari 3,5% pada tahun 2013 menjadi 5% pada tahun 2021. Kejang demam yang berulang dapat menimbulkan komplikasi serius seperti epilepsi, gangguan perilaku, dan keterlambatan perkembangan anak. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai penanganan awal kejang demam sering mengakibatkan kesalahan dalam tindakan pertolongan pertama. Edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam menangani kejang demam. Mengetahui efektivitas edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan ibu dalam penanganan kejang demam pada balita. Quasi experiment  dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Tingkat pengetahuan responden sebelum intervensi sebagian besar berpengetahuan cukup (55,8%) dan sesudahnya lebih banyak berpengetahuan baik (55,8%). Edukasi kesehatan efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu  dalam penanganan kejang demam pada balita (nilai p value. 0.000). Edukasi kesehatan efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu  dalam penanganan kejang demam pada balita. Diharapkan Bagi perawat agar memberikan penkes kepada masyarakat sehingga masyarakat lebih memahami tentang kejang demam pada balita dan cara penanganan yang tepat. Kata Kunci: Kejang Demam, Edukasi Kesehatan, Pengetahuan Ibu, Balita.