Sumardi W. Ndolu
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Negeri Manado, Manado, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Guru terhadap Integrasi Nilai Budaya dalam Pembelajaran di SDN Danau Ina Alvin Javier Hano; Sumardi W. Ndolu
PEDAGOGIKA: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan Vol 14 No 1 (2026): Pedagogika: Jurnal Pedagogik dan Dinamika Pendidikan
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/pedagogikavol14issue1page175-186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap integrasi nilai budaya dalam pembelajaran di SDN Danau Ina. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru kelas yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi teknik dengan membandingkan data hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap integrasi nilai budaya dalam pembelajaran. Integrasi budaya dilakukan melalui pemanfaatan cerita rakyat daerah, permainan tradisional, budaya lokal Nusa Tenggara Timur, serta kegiatan proyek yang mengangkat tradisi dan kearifan lokal masyarakat. Guru menilai bahwa integrasi nilai budaya mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, menanamkan nilai karakter, menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal, serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Implementasi integrasi budaya juga masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sumber belajar berbasis budaya lokal, kurangnya pelatihan bagi guru, keterbatasan dokumentasi budaya daerah, serta pengaruh globalisasi terhadap minat siswa terhadap budaya lokal. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan perangkat pembelajaran berbasis budaya lokal dan peningkatan kompetensi guru guna mendukung implementasi pembelajaran yang kontekstual dan berkelanjutan.