Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Apa yang Membuat Konsumen Kembali Membeli Makanan Halal? Peran Kesadaran Kesehatan, Kualitas Makanan, dan Kepuasan Wira Pramana Putra; Mima Halimatus Sa'diyah; Cecep Supriyadi
Sanskara Manajemen Dan Bisnis Vol. 4 No. 03 (2026): Sanskara Manajemen dan Bisnis (SMB)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/smb.v4i03.855

Abstract

Industri makanan halal di Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap aspek kesehatan, keamanan, dan kualitas pangan. Namun, faktor-faktor yang mendorong kepuasan konsumen serta niat pembelian ulang (repurchase intention) pada produk makanan halal masih memerlukan kajian empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh health consciousness dan food quality terhadap satisfaction towards halal food serta dampaknya terhadap repurchase intention. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 74 konsumen yang pernah membeli atau mengonsumsi makanan berlabel halal dalam tiga bulan terakhir di Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa health consciousness berpengaruh positif dan signifikan terhadap satisfaction towards halal food, sedangkan food quality tidak berpengaruh signifikan terhadap satisfaction towards halal food. Selain itu, satisfaction towards halal food terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran kepuasan sebagai mekanisme yang menghubungkan kesadaran kesehatan dan kualitas makanan dengan niat pembelian ulang dalam konteks makanan halal di Indonesia. Temuan penelitian memberikan implikasi bagi pelaku usaha halal food untuk memperkuat aspek kesehatan dan keamanan pangan guna meningkatkan kepuasan serta pembelian ulang konsumen makanan halal.
Pengaruh Consumer Ethnocentrism, Country of Origin, dan Perceived Quality terhadap Purchase Intention Lipstick Merek Lokal pada Generasi Z Wanita di Kota Cimahi Mima Halimatus Sa'diyah; Cecep Supriyadi
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 2 (2026): Juli : Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan (JIMEK)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v6i2.11565

Abstract

The growth of the national cosmetics industry in Indonesia has shown a positive trend in recent years, but this increase has not been fully followed by the dominance of local cosmetic brands in certain categories, especially lipstick, which is still dominated by global brands. This condition indicates low purchase intention for local-brand lipstick products, especially among Generation Z, who are the largest cosmetic users. This study aims to analyze the influence of consumer ethnocentrism, country of origin, and perceived quality on the purchase intention of local-branded lipstick among female Generation Z consumers in Cimahi City. This study uses a quantitative approach with a survey method. Primary data were collected through a structured questionnaire of 120 respondents selected using a purposive sampling technique, with the criteria of Generation Z women aged 15–28 who an interest using lipstick. SmartPLS software was used to assist in the Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) method for data analysis. The results showed that consumer ethnocentrism had no significant effect on purchase intention, while country of origin and perceived quality had a positive and significant effect. Simultaneously, consumer ethnocentrism, country of origin, and perceived quality had a moderate effect on purchase intention.