Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tingkat Kemudahan Aplikasi Bank Digital dalam Meningkatkan Loyalitas Nasabah Mahasiswa Excell Refileo Jeremy; Marsa Velma Marcellama; Panzi Rizky Alamsyah; Palupi Permata Rahmi; Asep Wahyu Mulyadi
Jurnal Manajemen dan Penelitian Akuntansi (JUMPA) Vol 19 No 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Cendekia Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58431/jumpa.v19i1.470

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi layanan perbankan melalui hadirnya aplikasi bank digital yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan fleksibilitas dalam bertransaksi. Mahasiswa sebagai generasi yang akrab dengan teknologi menjadi salah satu kelompok pengguna utama layanan perbankan digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tingkat kemudahan penggunaan aplikasi bank digital memengaruhi loyalitas nasabah mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Data diperoleh melalui studi literatur dan kajian terhadap berbagai penelitian terdahulu yang relevan mengenai persepsi kemudahan penggunaan (Perceived Ease of Use) dan loyalitas nasabah dalam kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Hasil analisis menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah mahasiswa, baik secara langsung melalui pembentukan kebiasaan penggunaan maupun secara tidak langsung melalui peningkatan kepuasan pengguna. Dimensi kemudahan yang paling berpengaruh meliputi kemudahan navigasi antarmuka, keandalan sistem, kemudahan proses onboarding, aksesibilitas fitur utama, serta keseimbangan antara keamanan dan kemudahan akses. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pengalaman negatif dalam penggunaan aplikasi dapat lebih cepat menurunkan loyalitas dibandingkan pengalaman positif dalam membangunnya. Oleh karena itu, penyedia layanan bank digital perlu memprioritaskan pengelolaan pengalaman pengguna dan stabilitas sistem untuk mempertahankan loyalitas nasabah mahasiswa di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
Pengaruh Literasi Keuangan dan Gaya Hidup Digital dalam Membentuk Perilaku Cashless pada Mahasiswa INABA Dinda Octaviani; Gisela Rahmawati; Okta Mutiara Raya; Syaira Rekha Kirana; Andre Suryaningprang; Asep Wahyu Mulyadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11567

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan sistem pembayaran masyarakat menuju transaksi non-tunai (cashless), khususnya di kalangan mahasiswa. Literasi keuangan dan gaya hidup digital merupakan faktor yang diduga memengaruhi perilaku mahasiswa dalam memanfaatkan berbagai layanan pembayaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup digital terhadap perilaku cashless pada mahasiswa INABA, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa aktif INABA yang telah menggunakan sistem pembayaran digital. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda setelah memenuhi uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif terhadap perilaku cashless. Mahasiswa yang memiliki pemahaman keuangan yang baik cenderung lebih bijaksana dalam memanfaatkan layanan pembayaran digital serta mampu mengelola transaksi secara lebih bertanggung jawab. Selain itu, gaya hidup digital juga memberikan pengaruh positif terhadap perilaku cashless. Semakin tinggi pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas sehari-hari, semakin tinggi pula kecenderungan mahasiswa menggunakan sistem pembayaran non-tunai. Secara bersama-sama, literasi keuangan dan gaya hidup digital berkontribusi dalam membentuk perilaku cashless mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman keuangan serta pemanfaatan teknologi digital dapat mendorong penggunaan transaksi non-tunai yang lebih efektif dan bertanggung jawab. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan edukasi literasi keuangan serta bagi penyedia layanan keuangan digital dalam mengembangkan layanan yang lebih aman, mudah digunakan, dan mampu mendukung terciptanya perilaku keuangan yang sehat di kalangan mahasiswa.