Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mendeskripsikan tantangan, peluang, serta strategi transformasi manajemen pendidikan Islam di era globalisasi pada MI Sabilul Huda Jatisrono, Wonogiri. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kajian yang mengintegrasikan faktor globalisasi, kapasitas organisasi, strategi perubahan, digitalisasi, dan nilai-nilai Islam dalam satu kerangka analisis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah sebagai informan utama, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dijaga melalui triangulasi teknik, member check, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi manajemen pendidikan Islam dipengaruhi oleh interaksi faktor eksternal dan internal organisasi. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan literasi digital, resistensi terhadap perubahan, dan keterbatasan fasilitas teknologi. Di sisi lain, terdapat peluang pengembangan melalui pemanfaatan teknologi digital, penguatan pendidikan karakter, dan kolaborasi antar lembaga. Strategi transformasi dilakukan melalui penguatan sumber daya manusia, digitalisasi administrasi dan pembelajaran, kepemimpinan partisipatif, serta internalisasi nilai-nilai Islam seperti amanah, musyawarah, dan tanggung jawab. Penelitian ini menghasilkan model manajemen perubahan integratif-adaptif yang menggabungkan tekanan globalisasi, kapasitas organisasi, strategi perubahan, digitalisasi, dan nilai-nilai spiritual Islam. Model tersebut dapat menjadi rujukan bagi madrasah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi pengembangan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perubahan global tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman.