Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kesakitan dan kematian bayi. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah meningkatkan literasi kesehatan melalui kegiatan edukasi yang inovatif dan mudah dipahami. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mahasiswa mengenai pencegahan BBLR melalui pendekatan data science di lingkungan kampus. Sasaran kegiatan adalah 25 mahasiswa yang berasal dari lima program studi, yaitu Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Administrasi Kesehatan, Kebidanan, dan Keperawatan. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan penyuluhan, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi penyuluhan disampaikan melalui visualisasi data berupa grafik dan infografis yang menampilkan informasi mengenai faktor risiko, dampak, serta upaya pencegahan BBLR. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti penyuluhan, yang ditunjukkan oleh meningkatnya rata-rata nilai post-test dibandingkan pre-test. Selain itu, peserta memberikan respons positif terhadap penggunaan visualisasi data karena dinilai lebih menarik, mudah dipahami, dan membantu menginterpretasikan informasi kesehatan berdasarkan data. Pendekatan ini juga meningkatkan partisipasi peserta selama sesi diskusi. Dengan demikian, penyuluhan literasi kesehatan melalui pendekatan data science terbukti menjadi alternatif edukasi yang efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai pencegahan BBLR. Kegiatan serupa diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologi digital yang lebih inovatif untuk mendukung program promosi kesehatan di lingkungan perguruan tinggi maupun masyarakat. Kata Kunci: Berat Badan Lahir Rendah, Literasi Kesehatan, Data Science, Penyuluhan Kesehatan, Mahasiswa.