UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai permasalahan terutama dalam aspek pengelolaan keuangan dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas pengelolaan usaha melalui penerapan pencatatan keuangan sederhana dan pemanfaatan platform digital pada UMKM Toko Sandal Doladoro. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mitra telah menerapkan pencatatan keuangan sederhana secara rutin serta memisahkan keuangan usaha dan keuangan pribadi. Pada aspek digitalisasi usaha, implementasi platform digital diwujudkan melalui penggunaan WhatsApp Business sebagai media komunikasi dan pemesanan, publikasi lima unggahan produk pada Instagram, pendaftaran lokasi usaha pada Google Maps, serta penggunaan QRIS pada 20 transaksi sebagai metode pembayaran digital. Penerapan tersebut meningkatkan visibilitas usaha, memperluas jangkauan promosi, serta memberikan kemudahan dalam proses transaksi dengan konsumen. Secara keseluruhan, integrasi pencatatan keuangan sederhana dan pemanfaatan platform digital berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pengelolaan usaha serta penguatan kapasitas mitra dalam mengembangkan usahanya. Keberlanjutan program didukung oleh komitmen mitra untuk melanjutkan pencatatan keuangan secara rutin, mengoptimalkan pemanfaatan platform digital, serta melakukan komunikasi dan monitoring secara berkala guna memastikan implementasi program tetap berjalan secara konsisten.