p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Dian Pitaloka Priasmoro
Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS.DR. Soepraoen Kesdam V/BRW

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Perasaan Tidak Berharga dengan Indikator Depresi pada Penduduk Dewasa di Sulawesi Utara: Analisis Data SKI 2023 Lisdawaty Ghani; Dian Pitaloka Priasmoro
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v9i1.798

Abstract

Depresi merupakan salah satu masalah kesehatan mental yang semakin meningkat dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup individu. Salah satu gejala kognitif yang sering dikaitkan dengan depresi adalah perasaan tidak berharga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara perasaan tidak berharga dengan indikator depresi pada populasi dewasa di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari SKI 2023 dengan kriteria responden berusia ≥ 18–59 tahun. Desain penelitian ini kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional dengan analisis univariat dan bivariat. Data dianalisis menggunakan uji Cramer’s V. Hasil menunjukkan bahwa proporsi depresi lebih tinggi pada responden yang memiliki perasaan tidak berharga dibandingkan yang tidak. Uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan (p-value < 0,05) dengan kekuatan hubungan sedang (Cramer’s V = 0,4231). Temuan ini menegaskan pentingnya deteksi dini aspek kognitif-emosional dalam pencegahan depresi di masyarakat.
Analisis Perbedaan Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Diabetes Mellitus berdasarkan Jenis Kelamin di Provinsi Sulawesi Utara Hastuty Mokodompit; Dian Pitaloka Priasmoro
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v9i1.807

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan pasien dalam mengikuti anjuran dokter. Kepatuhan pengobatan menjadi salah satu faktor penting dalam pengendalian kadar gula darah dan pencegahan komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus berdasarkan jenis kelamin di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 487 pasien diabetes melitus, terdiri atas 167 laki-laki dan 320 perempuan. Data yang diambil bersumber dari data sekunder SKI 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 434 responden atau 89,12% patuh menjalani pengobatan sesuai petunjuk dokter, sedangkan 53 responden atau 10,88% tidak patuh. Berdasarkan jenis kelamin, tingkat kepatuhan pada laki-laki sebesar 88,02%, sedangkan pada perempuan sebesar 89,69%. Secara deskriptif, perempuan memiliki persentase kepatuhan yang sedikit lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Namun, hasil uji statistik menunjukkan nilai Pearson Chi2(1) = 0,31 dengan P-Value = 0,578 > 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kepatuhan pengobatan. Dengan demikian, kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes mellitus di Provinsi Sulawesi Utara tidak ditentukan secara bermakna oleh jenis kelamin. Faktor lain seperti pengetahuan, dukungan sosial, gaya hidup, akses pelayanan kesehatan, dan motivasi pasien kemungkinan lebih berperan dalam mempengaruhi kepatuhan pengobatan.