Dewi Octavia
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PENGELOLAAN DAN PENCATATAN PIUTANG SEDERHANA PADA WARUNG POJOK “SUM” KLATEN Dewi Octavia; Era Trianita Saputra; Ari Susanti
SUBSERVE: Community Service and Empowerment Journal Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Prime Identity Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67766/scsej.v4i2.255

Abstract

Persaingan Toko Kelontong yang semakin bertambah membuat pemilik UMKM harus mampu melakukan pengelolaan keuangan yang baik. Persaingan juga ada karena adanya perkembangan Supermarket Modern yang semakin berkembang. Pengelolaan keuangan yang baik dalam menjalankan UMKM sangat dibutuhkan agar mampu berkelanjutan. Apabila pengelolaan keuangan yang kurang baik maka dapat menghambat toko kelontong dalam mencapai omzet yang maksimal. Salah satu pengelolaan keuangan yang perlu diperhatikan adalah pengelolaan dan pencatatan Piutang. Permasalahan yang dihadapi oleh Mitra pengabdian yaitu Warung Pojok “Sum”, terdapat pelanggan yang sering melakukan piutang atau tidak membayar secara tidak langsung sehingga timbul piutang dan pemilik lupa informasi pelanggan yang berhutang, sehingga tidak ada bukti yang kuat untuk menagih pelanggan yang telah berhutang selama ini. Sehingga perlu pendampingan dalam manajemen Piutang melalui pencatatan penjualan, piutang dan pengelolaan piutang secara efektif. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah Participatory Action Research (PAR). Metode tersebut adalah metodologi penelitian kualitatif dan kolaboratif yang menekankan keterlibatan aktif mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil Pengabdian ini adalah Pemilik UMKM sudah memahami materi terkait pentingnya pencatatan piutang dan umur piutang, berhasil mengisi template pencatatan penjualan, piutang, dan umur piutang dengan benar dan lengkap,, berhasil memahami dan mempraktikkan penagihan piutang menggunakan alur SOP yang diberikan tim pengabdian dengan bahasa yang ramah dan sopan. Secara keseluruhan pemilik UMKM merasa terbantu dengan adanya kegiatan pengabdian yang selama ini telah dilakukan oleh tim pengabdian.