Paneri, Jerry Dwi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Self-Nano Emulsifying Drug Delivery System (SNEDDS) Kurkumin sebagai Kandidat Agen Terapi pada Model Hewan Demensia Paneri, Jerry Dwi; Wahyuningsih, Iis; Yuliani, Sapto
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 13, No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurkumin, yang berasal dari Curcuma longa, menunjukkan potensi neuroprotektif, namun aplikasi klinisnya terbatas oleh bioavailabilitas yang rendah. Sistem penghantaran obat seperti self-nanoemulsifying drug delivery system (SNEDDS) dikembangkan untuk meningkatkan bioavailabilitas kurkumin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan proporsi optimal minyak kelapa murni (virgin coconut oil/VCO), Tween 80, dan PEG 400 dalam formulasi SNEDDS kurkumin. Penelitian ini meliputi optimasi formulasi menggunakan desain simplex lattice, karakterisasi fisikokimia, evaluasi in vivo, serta analisis statistik menggunakan SPSS. Formulasi SNEDDS yang optimal terdiri atas VCO (11%), Tween 80 (65,66%), dan PEG 400 (23,34%), dengan dosis kurkumin sebesar 35 mg/5 mL. Formulasi ini menunjukkan waktu emulsifikasi sebesar 32 ± 0,83 detik, transmitansi 99,39% ± 0,22%, ukuran droplet 13,18 ± 0,03 nm, indeks polidispersitas 0,131 ± 0,004, serta potensial zeta −13,0 ± 1,74 mV. Studi in vivo menunjukkan bahwa pemberian SNEDDS kurkumin pada dosis 7 mL/kg dan 12 mL/kg berat badan secara signifikan meningkatkan memori spasial pada tikus model demensia. Peningkatan kognitif tersebut tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan dengan kelompok yang diberi sitikolin. Temuan ini menunjukkan bahwa SNEDDS yang diformulasikan dengan VCO, Tween 80, dan PEG 400 mampu meningkatkan penghantaran kurkumin dan memperbaiki memori spasial, sehingga mendukung potensinya sebagai terapi neuroprotektif.