This Author published in this journals
All Journal Marine Kreatif
Taufiq Taufiq
Program Studi Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Teuku Umar, Meulaboh, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sosialisasi Perlindungan Satwa Liar Penyu Laut pada Siswa/Siswi SMKN 1 Panga, Aceh Jaya Mohamad Gazali; Masyumi Masyumi; T. Amarullah; Rina Syafitri; Taufiq Taufiq
Marine Kreatif Vol 10, No 1 (2026): Marine Kreatif
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/mk.v10i1.15312

Abstract

Inisiatif sosialisasi konservasi yang diimplementasikan di SMKN 1 Panga, Aceh Jaya, merepresentasikan strategi pendidikan lingkungan yang terstruktur untuk meningkatkan literasi ekologis, pemahaman kognitif, dan komitmen perilaku pro-konservasi pada peserta didik pendidikan menengah kejuruan. Program ini dirancang untuk mengkomunikasikan peran ekologis kunci penyu laut, mengidentifikasi tekanan antropogenik yang mengancam kelangsungan populasi, serta menegaskan urgensi tata kelola partisipatif berbasis masyarakat dalam melindungi habitat penetasan dan mencegah eksploitasi telur. Melalui pendekatan pedagogis multimodal yang mengintegrasikan penyampaian materi klasikal, media visual, diskusi terpandu, dan pembelajaran interaktif, inisiatif ini memosisikan konservasi penyu tidak semata sebagai imperatif biologis, melainkan sebagai tanggung jawab sosio-kultural yang integral bagi keberlanjutan komunitas pesisir. Intervensi ini memiliki justifikasi empiris mengingat transisi historis Aceh Jaya dari pola eksploitasi sumber daya menuju inisiatif konservasi berbasis komunitas, yang memerlukan pendidikan lingkungan berkelanjutan dan terkontekstualisasi. Dengan menyasar siswa SMK sebagai calon pemangku kepentingan sektor kelautan dan pesisir, sosialisasi ini bertujuan membentuk generasi yang memiliki literasi lingkungan komprehensif, agensi konservasi aktif, serta kapasitas untuk mendukung pengelolaan wilayah pesisir yang berkelanjutan. Lebih lanjut, program ini menjembatangi pembelajaran formal dengan praktik konservasi lapangan, mendorong pembentukan intensi perilaku dan internalisasi norma positif terhadap perlindungan penyu. Secara keseluruhan, model ini mengonfirmasi bahwa sosialisasi konservasi berbasis sekolah merupakan pendekatan strategis dan terukur untuk menumbuhkan environmental stewardship lintas generasi serta memperkuat tata kelola sumber daya kelautan berbasis partisipasi masyarakat di wilayah pesisir Indonesia.