Iwan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hak-Hak Anak di dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak menurut Hukum Islam: Studi Analisis Pengasuhan Anak di LPKA Kelas I Medan Siti Aminah; Iwan
Al-fiqh Vol. 4 No. 2 (2026): Al-fiqh : Journal of Islamic Studies
Publisher : CV Global Research Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59996/al-fiqh.v4i2.1155

Abstract

Children in conflict with the law remain children who have the right to be cared for, protected, and loved. When a child is placed in a Special Juvenile Correctional Institution (LPKA), some of the parenting responsibilities that should be carried out by parents are transferred to the state. This study aims to analyze the fulfillment of the rights of children in the Class I A LPKA in Medan from the perspective of Islamic law, specifically the concept of ḥaḍānah, while also examining it within the framework of Indonesian positive law. The study employs an empirical-juridical method using a case study approach through observation and interviews. The children included in this study are those under the age of 17, with the age range observed in the field varying from 10 to 17 years. The results indicate that the fulfillment of basic rights such as food, education, health care, and religious activities is being met; however, parental involvement is not structurally guaranteed. Based on interviews with guidance officers, there are no regulations requiring parents to visit; the institution only provides general visiting hours. This study recommends that the LPKA establish mandatory visiting hours for parents as a form of ongoing parental responsibility (ḥaḍānah).
Sistem Hukum Perkawinan di Dunia (Perbandingan Antar Negara Indonesia dan Malaysia) Putri Rahma; Sukiati; Iwan
An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66914/fp5mkq70

Abstract

Perkawinan merupakan institusi penting dalam hukum Islam yang bertujuan membentuk keluarga yang harmonis serta menjaga ketertiban sosial. Dalam negara modern, pengaturan perkawinan tidak hanya didasarkan pada ketentuan syariat, tetapi juga diatur melalui sistem hukum nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan sistem hukum perkawinan di Indonesia dan Malaysia serta menelaah implementasinya dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif melalui studi kepustakaan terhadap berbagai peraturan dan literatur hukum keluarga Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua negara sama-sama mendasarkan pengaturan perkawinan pada prinsip-prinsip hukum Islam, khususnya dalam rukun dan syarat perkawinan. Indonesia mengatur perkawinan melalui sistem hukum nasional yang terpusat dengan integrasi nilai-nilai Islam dalam peraturan perundang-undangan dan peradilan agama. Sebaliknya, Malaysia menerapkan sistem yang lebih desentralistik karena kewenangan hukum keluarga Islam berada pada negara bagian yang diatur melalui undang-undang keluarga Islam dan ditangani oleh mahkamah syariah. Meskipun memiliki perbedaan dalam struktur hukum dan administrasi, kedua sistem hukum tersebut menunjukkan kesesuaian dengan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah, khususnya dalam menjaga agama, jiwa, keturunan, akal, dan harta melalui pengaturan institusi perkawinan.   Kata kunci: hukum perkawinan, hukum keluarga Islam, Indonesia, Malaysia, maqāṣid al-syarī‘ah