Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Pembelajaran Mendalam Melalui Project Based Learning Agus Ma'sum; Paryanti Paryanti; Sumarni Sumarni; Suwardi Suwardi; Muh. Sholikhin; Dwi Erna Hidayati
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i4.11844

Abstract

Project Based Learning (PjBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang efektif dalam mendukung tercapainya pembelajaran mendalam. PjBL menekankan keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan proyek yang menuntut kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kolaborasi, dan kreativitas. Subjek penelitian adalah guru di MTs Muhammadiyah 1 Gondangrejo Karanganyar, MTs Sudirman Ngargoyoso Karanganyar, MTs Miftahul Ulum Karanganyar, Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo, Madrasah Aliyah Negeri 4 Boyolali, Madrasah Aliyah Negeri 1 Magelang. Informan penelitian ini adalah guru. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu Project Based Learning (PjBL) merupakan model pembelajaran yang mampu mendukung tercapainya pembelajaran mendalam melalui langkah-langkah yang sistematis. Penerapan PjBL diawali dengan menentukan pertanyaan mendasar yang bersifat kontekstual untuk mendorong siswa berpikir kritis dan memahami masalah secara mendalam. Selanjutnya, guru bersama siswa menyusun perencanaan proyek yang mencakup tujuan, langkah kerja, pembagian tugas, sumber belajar, serta produk yang akan dihasilkan. Tahap berikutnya adalah penyusunan jadwal dan monitoring proyek, di mana guru memberikan bimbingan dan umpan balik agar siswa tetap fokus, disiplin, serta mampu mengatasi kesulitan yang muncul. Tahap akhir dilakukan melalui penilaian proses dan hasil proyek serta refleksi pengalaman belajar guna memperkuat pemahaman siswa. Dalam proses ini, peran guru bergeser dari pusat informasi menjadi fasilitator dan pembimbing yang merancang pembelajaran menantang, menyediakan sumber belajar, serta memfasilitasi diskusi dan kerja kelompok. Dengan demikian, penerapan PjBL tidak hanya menghasilkan produk pembelajaran, tetapi juga membangun pemahaman konsep dan keterampilan siswa secara lebih bermakna dan mendalam.