Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konflik Relasional dalam Keluarga : Kajian Teologis-Pastoral tentang Hambatan dan Jalan Menuju Rekonsiliasi Vindy O. Umpul; Gloria A. Tinahu; Floriani T. Argoni
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 5 (2026): Oktober
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i5.12027

Abstract

Keluarga merupakan komunitas utama yang berperan penting dalam pembentukan karakter, nilai-nilai moral, dan pertumbuhan iman. Namun, relasi dalam keluarga tidak selalu berjalan harmonis karena sering kali diwarnai oleh berbagai konflik yang berakar pada pengalaman penolakan, penghinaan, dan ketidakpenerimaan. Konflik yang tidak diselesaikan dengan baik dapat berkembang menjadi luka batin dan kepahitan yang memengaruhi kualitas hubungan antaranggota keluarga. Artikel ini membahas konflik relasional dalam keluarga melalui perspektif teologi pastoral dengan menyoroti dampak luka batin terhadap kehidupan emosional, relasional, dan spiritual individu. Pembahasan menunjukkan bahwa luka batin yang tidak mengalami pemulihan dapat menghambat komunikasi, pengampunan, dan proses rekonsiliasi dalam keluarga. Dalam konteks tersebut, gereja memiliki peran penting sebagai komunitas penyembuhan (healing community) yang menghadirkan pendampingan pastoral bagi keluarga yang mengalami konflik. Melalui konseling pastoral, pendampingan spiritual, rekonsiliasi relasional, dan pembinaan komunikasi yang sehat, gereja dapat membantu keluarga mengalami pemulihan yang utuh. Oleh karena itu, pemulihan konflik keluarga memerlukan perhatian yang menyeluruh terhadap aspek emosional, relasional, dan spiritual sehingga keluarga dapat kembali menghidupi nilai-nilai kasih, pengampunan, dan persekutuan yang menjadi dasar kehidupan keluarga Kristen