R. Caesario Boing Rachmat Raharjo
Politeknik Transportasi Darat Indonesia – STTD

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kesesuaian Fasilitas Halte Angkutan Umum Berdasarkan Standar Teknis Dan Rekomendasi Desain Halte Di Kota Tegal Muhammad Fadlil Hazmi; R. Caesario Boing Rachmat Raharjo; Rizkina Wulan; I Kadek Dendi Prayoga
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11420

Abstract

Ketersediaan halte angkutan umum yang memenuhi standar teknis merupakan prasyarat fundamental bagi terwujudnya sistem transportasi perkotaan yang aman, nyaman, dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian fasilitas 28 halte angkutan umum di Kota Tegal terhadap standar teknis yang ditetapkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002, serta merumuskan rekomendasi desain berbasis temuan lapangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik field survey melalui observasi langsung, pengukuran dimensi fisik, dan dokumentasi fotografis menggunakan formulir checklist terstruktur. Hasil inventarisasi menunjukkan bahwa sebagian besar halte hanya memenuhi komponen dasar berupa atap dan tempat duduk, sementara fasilitas pendukung seperti papan informasi trayek, lampu penerangan, dan elemen aksesibilitas bagi penyandang disabilitas sangat minim. Evaluasi mengidentifikasi tiga kategori non-conformity utama: kerusakan struktural berat pada Halte Martoloyo 2 berupa atap yang ambruk, alih fungsi ruang tunggu penumpang oleh pedagang kaki lima di Halte Pegadaian, serta degradasi papan informasi trayek yang tidak terbaca di Halte Mayjend Sutoyo 2. Tidak satu pun halte yang memenuhi prinsip universal design bagi penyandang disabilitas. Rekomendasi desain meliputi rekonstruksi atap dengan material tahan cuaca, pemasangan elemen deterrent fisik, pembaruan papan informasi berbahan reflective, dan pelembagaan sistem manajemen aset dengan inspeksi berkala. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi Dinas Perhubungan Kota Tegal dalam menyusun program rehabilitasi halte yang terencana, terukur, dan berkelanjutan.  
Analisis Peningkatan Fasilitas Terminal Tipe A Terpadu Merak Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Arighi Wivka Inzaky; Regina Dian Litha R Sitanggang; Jihan Fajriya; R. Caesario Boing Rachmat Raharjo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13208

Abstract

Sebagai pusat penghubung dan simpul jaringan transportasi darat, terminal memiliki peranan penting dalam mendukung kelancaran perjalanan masyarakat dan menunjang operasional angkutan umum. Sebagai simpul transportasi darat utama yang terintegrasi langsung dengan Pelabuhan Penyeberangan Merak, Terminal Tipe A Terpadu Merak memegang peran strategis dalam menunjang kelancaran mobilitas antar-pulau Jawa dan Sumatera. Namun, lonjakan pergerakan penumpang, terutama pada periode sibuk seperti mudik Lebaran, Natal dan Tahun Baru serta perubahan pola perjalanan masyarakat menimbulkan tantangan signifikan terhadap kualitas fasilitas dan kinerja operasional terminal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi pelayanan Terminal Tipe A Terpadu Merak serta menetapkan urutan prioritas peningkatan kinerja operasional berdasarkan persepsi para pemangku kepentingan. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan teknik purposive sampling kepada responden ahli yang terdiri dari pengelola terminal, petugas operasional, dan pemangku kepentingan terkait. Evaluasi dilakukan berdasarkan lima kriteria utama: keselamatan dan keamanan penumpang, kenyamanan penumpang, kinerja operasional terminal, aksesibilitas dan kesetaraan terminal, pelayanan terminal. Hasil analisis menunjukan bahwa Hasil analisis menunjukkan bahwa keselamatan dan keamanan penumpang menempati bobot prioritas tertinggi di antara seluruh kriteria dengan bobot sebesar 0,277, diikuti oleh kenyamanan penumpang sebesar 0,248. Dari sisi alternatif kebijakan, modernisasi fasilitas pendukung terpilih sebagai prioritas utama dengan nilai sintesis global sebesar 0,540. Tingkat konsistensi perhitungan secara keseluruhan berada pada nilai CR sebesar 0,00877, jauh di bawah ambang batas 0,1, sehingga seluruh hasil penilaian dinyatakan valid dan konsisten. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah dan pengelola terminal dalam perencanaan peningkatan fasilitas Terminal Tipe A Terpadu Merak guna meningkatkan kualitas operasional pelayanan.