Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Kompensasi dalam Kinerja Karyawan: Studi Literatur Integratif tentang Keadilan, Motivasi, dan Sistem Penghargaan Bitova Renovian; Ravina Aprilia; Devi Rahmawati; Hanggoro Priaji Arzya; Muhamad Riyandi Agustin; Rangga Adji Saputra; Siti Nuradelia; Tengku Rafli Alamsyah; Oki Iqbal Khair
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11615

Abstract

Kompensasi merupakan instrumen manajemen sumber daya manusia yang tidak hanya berkaitan dengan pembayaran atas pekerjaan, tetapi juga dengan cara organisasi menghargai kontribusi, membangun persepsi keadilan, dan mengarahkan perilaku kerja. Artikel ini bertujuan menganalisis peran kompensasi dalam kinerja karyawan melalui sintesis atas kompensasi finansial, benefit, kompensasi nonfinansial, keadilan, motivasi, dan sistem penghargaan. Penelitian menggunakan studi literatur integratif dengan analisis tematik terhadap 11 artikel jurnal dan 3 buku yang membahas kompensasi, penghargaan, motivasi, kepuasan kerja, loyalitas, serta kinerja karyawan. Sumber dianalisis melalui tahap identifikasi, reduksi, pengelompokan tema, perbandingan hasil, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kompensasi dipahami sebagai paket penghargaan yang mencakup gaji, upah, insentif, bonus, tunjangan, fasilitas, pengakuan, kesempatan pengembangan, serta kondisi kerja yang mendukung. Hubungannya dengan kinerja dijelaskan terutama melalui persepsi keadilan, kejelasan keterkaitan antara kontribusi dan imbalan, motivasi, kepuasan kerja, serta loyalitas. Namun, efektivitas kompensasi tidak bersifat seragam karena dipengaruhi oleh sektor organisasi, karakteristik pekerjaan dan tenaga kerja, sistem penilaian kinerja, komunikasi kebijakan, kemampuan anggaran, serta kualitas implementasi. Artikel ini menegaskan perlunya sistem kompensasi yang adil, transparan, kompetitif, dan selaras dengan evaluasi kinerja. Implikasi praktisnya adalah organisasi perlu mengelola kompensasi sebagai paket penghargaan yang seimbang, bukan semata-mata sebagai komponen biaya serta melakukan evaluasi berkala terhadap kesesuaian antara nilai pekerjaan, kebutuhan karyawan, dan tujuan organisasi.