Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENYULUHAN BIJAK MENGELOLA UANG UNTUK MASA DEPAN MELAUI LITERASI KEUANGAN Nur Wahyuning Sulistyowati; Liana Vivin Wihartanti; Farida Styaningrum; Elva Nuraina; Supri Wahyudi Utomo; Angelina Bertha Aprilya Putri Sabrina; Salsabilla Nirmalasari; Aisila Tri Yulian; Fauzan Zaghlul Khozin; Mellinda Subarno; Stevia Putri Irawan; Siti Rahayu; Septya Yesa Putri Ardhani
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.4048

Abstract

Perilaku pengelolaan keuangan yang bijak dan bertanggung jawab akan terbentuk ketika telah dilakukannya penanaman literasi keuangan sejak dini. Keterbatasan anak-anak yang tinggal di panti dalam memperoleh akses wawasan literasi keuangan terhadap kesiapan hidup di masa yang akan datang, sehingga diperlukan penyuluhan bijak mengelola uang untuk masa depan melalui literasi keuangan. Kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk 1) memahami pentingnya literasi keuangan; 2) belajar mengelola uang saku; 3) membiasakan menabung; 4) menghindari perilaku boros. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode pendekatan kualitatif partisipatif yaitu pemberian penyuluhan ceramah interaktif, diskusi dan tanya jawab, simulasi pengelolaan keuangan sederhana dan asesmen formatif terhadap peserta kegiatan laki-laki dan perempuan jenjang SMA, SMP, serta SD Yayasan Yatim Piatu Misfalah 51 Madiun. Penyuluhan ini penting dilakukan karena mampu menumbuhkan pengetahuan, pemahaman, dan kesadaran anak panti asuhan Yayasan Yatim Piatu Misfalah 51 Madiun dalam mengelola uang secara bijak sebagai bekal merencanakan masa depan. Kontribusi pengabdian bagi peserta kegiatan anak panti beserta pengurus yaitu meningkatnya pemahaman pentingnya literasi keuangan; 2) bertambahnya wawasan dalam mengelola uang saku dan dana santunan yang diperoleh; 3) menambah penguatan dalam praktik atau pembiasaan menabung; 4) menghindari perilaku boros.