Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RAWAT INAP RSUD X KOTA MADIUN Irhamadi Malik; Laela Febriana; Apriliya Yogi Nurawalin
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 5 NO. 2 JULI TAHUN 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi yang terjadi akibat adanya mikroorganisme dengan jumlah tinggi dalam urin lebih dari 100.000 CFU/ml dalam kultur urin. Penggunaan antibiotik yang efektif dan rasional sangat penting untuk mencegah terjadinya resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas serta rasionalitas antibiotik pada pasien infeksi saluran kemih yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah X Kota Madiun periode Agustus – Desember tahun 2025. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif menggunakan rekam medis pasien ISK yang menjalani perawatan inap dengan sampel yang digunakan sebanyak 100 pasien. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik pasien, prevalensi ISK paling banyak terjadi pada perempuan dengan persentase 70% sedangkan laki laki sebanyak 30% dan rentang usia paling banyak ditemukan yaitu pada usia 56 – 65 tahun dengan prevalensi 34%. Penggunaan antibiotik yang diresepkan yaitu golongan sefalosporin, fluorokuinolon, dan beta-laktam. Dari ketiga golongan tersebut, antibiotik yang paling banyak diresepkan yaitu seftriakson (golongan sefalosporin generasi 3 dengan jumlah 36 pasien (36%). Hasil efektivitas penggunaan antibiotik dinyatakan efektif berdasarkan nilai rata rata WBC yang berada pada rentang normal yaitu 4 – 11 103/µL. Hasil rasionalitas penggunaan antibiotik menunjukkan persentase rasional sebesar 57%, sedangkan hasil tidak rasional sebesar 43%.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis pada Pasien Bedah Sesar di RSUD Dr. Soedono Provinsi Jawa Timur Dwi Fitrianik; R.F.X. Premihadi Putra; Laela Febriana
Mantra Bhakti Vol. 3 No. 2: Juni 2026
Publisher : STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47575/mb.v3i2.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar di RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien bedah sesar tahun 2024. Sampel penelitian sebanyak 235 pasien dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data yang dianalisis meliputi karakteristik pasien, diagnosis, jenis antibiotik profilaksis, serta evaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan indikator 4T yang mengacu pada Permenkes RI Tahun 2021 dan Pedoman POGI Tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia 20–35 tahun sebanyak 171 pasien (72,8%), dengan diagnosis terbanyak letak lintang sebanyak 40 pasien (17%). Antibiotik profilaksis yang paling banyak digunakan adalah cefazolin sebanyak 163 pasien (69,36%). Ketepatan pasien dan ketepatan indikasi mencapai 100%, sedangkan ketepatan obat dan ketepatan dosis masing-masing sebesar 69,36%. Secara keseluruhan, rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis mencapai 85%, sehingga penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah sesar di RSUD dr. Soedono Provinsi Jawa Timur secara umum telah rasional. Namun, kepatuhan terhadap pedoman, terutama dalam pemilihan antibiotik dan ketepatan dosis, masih perlu ditingkatkan.