Azizah Rifdah Syarqi
Universitas Islam Negeri Aji muhammad Idris Samarinda

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Relevansi Pendidikan Islam Masa Khulafaur Rasyidin Dengan Pendidikan Di Indonesia Azizah Rifdah Syarqi
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(2), Juni 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v6i2.9670

Abstract

Penelitian ini menggunakan metoìde library research atau studi kepustakaan untuk menganalisis bagaimana pendekatan pendidikan di masa Khulafaur Rasyidin dapat diterapkan dalam koìnteks pendidikan di Indoìnesia saat ini. Pendidikan Islam merupakan proìses belajar yang berlandaskan Al-Qur'an dan Sunnah, yang memiliki peran penting dalam perkembangan masyarakat Muslim. Setelah wafatnya Nabi Muhammad, sistem pendidikan yang diterapkan oìleh khalifah pertama, Abu Bakar, melanjutkan poìla yang ada di masa Nabi, dengan foìkus pada pengajaran dasar seperti membaca, menulis, dan menghafal Al-Qur'an.Di bawah kepemimpinan Umar bin Khattab, pendidikan mengalami kemajuan pesat dengan pendirian madrasah dan pengembangan kurikulum yang mencakup ilmu pengetahuan dunia. Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib juga berkoìntribusi dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Pendidikan pada masa ini tidak hanya menekankan aspek spiritual tetapi juga mencakup ilmu pengetahuan umum, sehingga menciptakan individu yang beriman, berakhlak mulia, dan cerdas. Hasilnya menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pendidikan inklusif dan peran guru sebagai mentoìr masih sangat relevan untuk menciptakan generasi yang unggul baik secara moìral maupun intelektual.
Ilmu Pendidikan Islam: Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi Azizah Rifdah Syarqi; Khojir Khojir
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 6(3), Oktober 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v6i3.9715

Abstract

Penelitian ini menggunakan library research untuk mengumpulkan, mengelola dan menyimpulkan data dengan menggunakan metode atau teknik tertentu. konsep pendidikan Islam melalui pendekatan filsafat ilmu yang mencakup tiga aspek utama: ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Ontologi menjelaskan hakikat pendidikan Islam sebagai proses untuk mengembangkan fitrah manusia yang telah dianugerahkan oleh Sang Pencipta. Epistemologi menyoroti sumber ilmu dalam Islam yang berasal dari perpaduan wahyu dan akal, yang menjadi landasan utama dalam membangun pengetahuan yang komprehensif. Sementara itu, aksiologi menekankan nilai-nilai etis dan tujuan pendidikan Islam untuk membentuk individu yang saleh secara pribadi dan sosial. Melalui penelitian kepustakaan, artikel ini menunjukkan pentingnya pendidikan Islam yang terintegrasi dengan nilai-nilai spiritual dan sosial untuk mencetak insan kamil yang mampu menjalankan perannya sebagai hamba Allah dan khalifah di bumi. Pendekatan ini memberikan panduan yang relevan bagi pengembangan sistem pendidikan Islam yang holistik dan adaptif terhadap tantangan zaman