Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nurses ethical dilemmas in responding to requests to withdraw life-sustaining treatment: A qualitative study from bioethical and Maqashid Al-Shariah perspectives Lulu Azizah Zahro; Alyya Dwiyulianti Pratiwi; Lugita Julian Pamungkas; Nabila Komarudin; R Intania Putri Az Zahra; Tedi Supriyadi; Akhmad Faozi
Lentera Perawat Vol. 7 No. 3 (2026): July - September
Publisher : School of Health Sciences Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v7i3.865

Abstract

Background: Ethical dilemmas surrounding the limitation of life-sustaining treatment in patients experiencing medical futility remain complex because they involve clinical, ethical, legal, and religious considerations. Nurses frequently encounter these situations because of their close involvement with patients and families during end-of-life care. Purpose: This study aimed to explore nurses’ ethical dilemmas in responding to the limitation of life-sustaining treatment from bioethical and maqashid al-Shari’ah perspectives. Methods: This descriptive qualitative study used purposive sampling. Eleven participants, comprising seven nursing professionals and four religious leaders from Sumedang and Bandung, Indonesia, were recruited. Data were collected through in-depth, semi-structured interviews and analyzed using the Miles and Huberman interactive analysis model. Results: Four major themes emerged: (1) limitations of nurses’ authority in decision-making; (2) nurses’ roles as patient advocates and communication mediators; (3) integration of bioethical principles and maqashid al-Shari’ah in treatment limitation under conditions of medical futility; and (4) transformation of nursing care toward palliative and spiritual approaches. Participants emphasized that nurses do not have independent authority to discontinue life-sustaining treatment but play essential roles in advocacy, communication, comfort care, and spiritual support. Treatment-limitation decisions were understood as multidisciplinary clinical decisions guided by bioethical principles and the concept of hifz al-nafs. Conclusions: Ethical dilemmas related to treatment limitation in medical futility require an integrative approach combining clinical, ethical, legal, and spiritual considerations. The findings highlight the importance of collaboration among healthcare professionals, families, and religious leaders in supporting ethical, patient-centered end-of-life care.
Efektivitas Penggunaan Video Pembelajaran Interaktif terhadap Peningkatan Karakter Disiplin Siswa Sekolah Dasar Via Nurafiati Astuti; Tedi Supriyadi; Saepul Anwar; Momod Abdul Somad
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni- Juli 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i4.8667

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan gadget pada siswa sekolah dasar yang lebih banyak dimanfaatkan untuk bermain game dan hiburan sehingga berdampak pada rendahnya disiplin belajar, seperti kurang fokus, tidak mengikuti instruksi guru, dan terlambat mengerjakan tugas. Selain itu, pemanfaatan digitalisasi pembelajaran masih belum optimal akibat keterbatasan guru dalam mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan edukatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penggunaan video pembelajaran interaktif terhadap peningkatan karakter disiplin siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment melalui desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 108 siswa kelas VI dari lima sekolah dasar binaan di Kecamatan Rongga. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert, observasi, dan dokumentasi, dengan indikator disiplin meliputi ketepatan waktu mengerjakan tugas, kesungguhan menonton video pembelajaran hingga selesai, dan kepatuhan mengikuti instruksi guru saat belajar di rumah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan karakter disiplin siswa setelah penerapan video pembelajaran interaktif. Rata-rata skor pretest berada pada rentang 1–2 dan meningkat menjadi 4–5 pada posttest. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator menonton video pembelajaran hingga selesai. Dengan demikian, video pembelajaran interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan karakter disiplin siswa sekolah dasar.