Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS FITOKIMIA EKSTRAK ETANOL DAUN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA (L.) URB.) DAN EVALUASI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP STAPHYLOCOCCUS AUREUS Dyna Grace Romatua Aruan; Jon Kenedy Marpaung; Erdiana Gultom; Wina Arni Lahagu; Lasmini Zai
JURNAL TEKNOLOGI KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS) Vol. 8 No. 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI, KESEHATAN DAN ILMU SOSIAL (TEKESNOS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/tekesnos.v8i1.6463

Abstract

Daun pegagan (Centella asiatica (L.) Urb.) mengandung berbagai metabolit sekunder berpotensi sebagai antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ekstrak daun pegagan melalui skrining fitokimia, serta mengevaluasi aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun pegagan terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan ekstrak etanol daun pegagan yang diperoleh dengan metode maserasi. Karakterisasi meliputi penetapan kadar air, kadar abu total, kadar abu tidak larut asam, kadar sari larut air, dan kadar sari larut etanol. Aktivitas antibakteri diuji menggunakan metode difusi cakram pada konsentrasi ekstrak 25%, 50%, dan 75%. Hasil karakterisasi menunjukkan kadar air 1,7%, kadar abu total 9,3%, kadar abu tidak larut asam 1,1%, serta kadar sari larut air dan etanol masing-masing 0,39%. Skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Pengujian aktivitas antibakteri menghasilkan diameter zona hambat sebesar 9,6 mm, 10,4 mm, dan 12,8 mm pada konsentrasi berturut-turut 25%, 50%, dan 75%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun pegagan memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dengan daya hambat yang meningkat seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak.