Sri Ayu Rahayu Paneo
Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Education Using Spinning Clue Media on School-Age Children’s Aggregate Knowledge of Sexual Violence: Pra Experimental Study Sri Ayu Rahayu Paneo; Hijrah; Endang Kurnia; Hasbullah
Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute Vol. 10 No. 1 (2026): Citra Delima Scientific journal of Citra Internasional Institute
Publisher : Institut Citra Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33862/q09vkk93

Abstract

Sexual violence against school-aged children is a serious problem that impacts children’s physical, psychological, social, and academic development. Children’s limited knowledge regarding bodily boundaries, forms of sexual violence, ways to refuse, and reporting mechanisms increases their vulnerability to sexual violence. This study aims to analyze the effect of education using the Spinning Clue media on improving the aggregate knowledge of school-aged children regarding sexual violence at UPT SPF SD Inpres Maccini I/1. This study is based on the concepts of health education, knowledge theory, the developmental characteristics of school-aged children, and interactive learning media. The method used is quantitative with a quasi-experimental design using a one-group pre-test post-test model. The sample consisted of 40 students in grades 1–3 selected through purposive sampling. The research instruments included a sexual violence knowledge questionnaire and the Spinning Clue media, which contained material on private body parts, forms of sexual violence, refusal strategies, and reporting to a trusted adult. Data analysis used the Wilcoxon Signed Ranks Test. The results showed that before the education, respondents’ knowledge was categorized as good for 21 students (52.5%), adequate for 17 students (42.5%), and insufficient for 2 students (5%). After the education, all respondents were categorized as good (40 students, 100%). The average score increased from 10.70 to 14.90 with a p-value = 0.000. In conclusion, education using the Spinning Clue medium has a significant effect on increasing school-age children’s knowledge about sexual violence and can be used as a preventive educational strategy in elementary schools.
Pengaruh Stimulus Kutaneus Slow Stroke Back Massage Terhadap Nyeri Sendi Pada Lansia Rheumatoid Arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Mamajang Sri Ayu Rahayu Paneo; Zakariyati; Nurfasila; Hasbullah
Caring : Jurnal Keperawatan Vol. 14 No. 2 (2025): 2
Publisher : Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/caring.v14i2.2766

Abstract

Artritis reumatoid merupakan penyakit inflamasi kronik yang menimbulkan nyeri sendi dan menurunkan kualitas hidup lansia. Salah satu pendekatan nonfarmakologis untuk meredakan nyeri artritis reumatoid adalah slow back massage dengan stimulasi kulit yang diyakini dapat menurunkan nyeri melalui stimulasi kulit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah slow back massage dengan stimulasi kulit efektif dalam menurunkan intensitas nyeri sendi pada lansia penderita artritis reumatoid. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pretest-posttest dan control group, serta teknik purposive sampling. Sebanyak 60 lansia penderita artritis reumatoid di wilayah kerja Puskesmas Mamajang yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Kelompok intervensi mendapatkan slow back massage dengan stimulasi kulit selama seminggu, satu kali sehari, 3-5 menit per sesi. Intensitas nyeri sendi diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan numeric rating scale (NRS). Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dan uji statistik Mann-Whitney.Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada intensitas nyeri sendi sebelum dan sesudah dilakukan slow back massage dengan skin stimulate (p<0,05). Rata-rata nyeri sendi mengalami penurunan setelah dilakukan intervensi dan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p<0,05). Kelompok intervensi slow back massage dengan skin stimulate menunjukkan pengaruh yang lebih besar dalam menurunkan nyeri artritis reumatoid. Slow back massage dengan skin stimulate efektif dalam menurunkan intensitas nyeri sendi pada lansia penderita artritis reumatoid. Terapi ini dapat menjadi pilihan terapi non-obat yang aman dan mudah untuk menurunkan nyeri sendi pada lansia penderita artritis reumatoid.