Neng Endah
Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA), Jakarta, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Kahoot dalam Pembelajaran IPA di Kelas VIII A SMPN 100 Jakarta Rahmatullah Rahmatullah; Fredy Hilman; Dede Zaenal Abidin; Supardi U. S.; Hasbullah Hasbullah; Sumarni Sumarni; Reni Desriyenti; Neng Endah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.5141

Abstract

Rendahnya partisipasi peserta didik dalam pembelajaran IPA menjadi persoalan ketika proses belajar belum memberikan ruang yang memadai untuk bertanya, menjawab, berinteraksi, dan mempertahankan perhatian selama kegiatan kelas. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kahoot dalam pembelajaran IPA, mengidentifikasi perubahan partisipasi peserta didik, mengeksplorasi respon guru dan peserta didik, serta memetakan kendala penerapannya di kelas VIII A SMPN 100 Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif yang melibatkan 36 peserta didik dan satu guru IPA melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan; Penemuan temuan diperkuat dengan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan perubahan positif pada seluruh indikator aktivitas belajar setelah implementasi Kahoot: keaktifan bertanya meningkat dari 27,8% menjadi 77,8%, menjawab pertanyaan dari 33,3% menjadi 83,3%, fokus terhadap pembelajaran dari 33,3% menjadi 88,9%, keterlibatan dalam diskusi dari 38,9% menjadi 80,6%, dan keterlibatan dari 41,7% menjadi 94,4%. Temuan wawancara mengindikasikan bahwa kuis interaktif, umpan balik langsung, skor, dan elemen kompetisi berkaitan dengan pengalaman belajar yang lebih menarik, responsif, dan partisipatif. Namun, implementasi masih mengalami kendala koneksi internet tidak stabil (22,2%), keterbatasan perangkat digital (11,1%), dan kesulitan mengoperasikan aplikasi (13,9%). Disimpulkan bahwa Kahoot berpotensi mendukung pembelajaran IPA yang lebih interaktif dan partisipatif, namun kebermanfaatannya tetap dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur dan kompetensi pengguna digital.