Ruminem Ruminem
Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sikap Masyarakat dan Perilaku Pencegahan Demam Berdarah Dengue: Studi pada Wilayah Endemik Ahmad Abdul Ahmad Ghofar Abdulloh; Ruminem Ruminem; Vera Veriyallia; Ni Made Ahmad Sekar Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 2 (2026): Juli
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i2.429

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah endemik. Keberhasilan pengendalian DBD bergantung pada keterlibatan masyarakat melalui perilaku pencegahan yang dipengaruhi oleh banyak hal, salah satunya adalah sikap terhadap penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara sikap dengan perilaku pencegahan DBD pada masyarakat yang tinggal di wilayah endemik. Penelitian deskriptif analitik cross-sectional ini melibatkan 500 responden yang direkrut dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sikap dan perilaku pencegahan DBD. Data penelitian dianalisis menggunakan uji chi-square. Pelaksanaan penelitian telah mendapatkan persetujuan etik dari Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) Nomor: 4010-KEPK. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masyarakat dengan sikap mendukung lebih banyak menunjukkan perilaku pencegahan DBD yang positif (35,2%) dibandingkan dengan masyarakat dengan sikap tidak mendukung (21,8%). Masyarakat dengan sikap tidak mendukung memiliki peluang lebih besar untuk memiliki perilaku pencegahan DBD yang berisiko dibandingkan dengan yang memiliki sikap mendukung. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dengan perilaku pencegahan DBD pada masyarakat yang tinggal di wilayah endemik (p = 0,001, OR = 1,892; 95% CI: 1,321-2,709). Sikap merupakan salah satu faktor penting yang berhubungan dengan perilaku. Intervensi pengendalian DBD perlu memperkuat pembentukan sikap terhadap pencegahan DBD, pemberdayaan masyarakat, dan intervensi berbasis perilaku supaya pencegahan DBD dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan.