Moch SukronAmin
IAI Pangeran Dharma Kusuma Indramayu, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Pengawas Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Profesionalitas Kepala Madrasah dan Guru : Studi Deskriptif di MIS Al-Washliyah Cipaat Kec. Bongas Kab. Indramayu Bukhori Bukhori; Moch SukronAmin
Wulang: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 4 No. 1 (2026): Wulang: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Publisher : Study Program of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education at Institut Agama Islam Pangeran Dharma Kusuma Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55656/wjp.v4i1.735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan profesionalitas kepala madrasah dan guru di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Al-Washliyah Cipaat, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu. Profesionalitas tenaga pendidik dan kependidikan menjadi prasyarat fundamental dalam mewujudkan pendidikan Islam yang berkualitas di era disrupsi dan Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, dengan subjek penelitian yaitu Pengawas PAI, Kepala Madrasah, dan Guru, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam (in-depth interview), dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, waktu, dan member check. Analisis data mengadopsi model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pengawas PAI diwujudkan melalui supervisi akademik dan manajerial yang bersifat pembinaan, pendampingan, serta evaluasi berkelanjutan. Profesionalitas kepala madrasah tercermin dari kompetensi manajerial, kewirausahaan, supervisi, dan kepribadian, sedangkan profesionalitas guru mencakup kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Faktor pendukung meliputi komitmen pengawas, dukungan Kementerian Agama Kabupaten Indramayu, dan budaya kolaboratif madrasah, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan jumlah pengawas, luasnya wilayah binaan, minimnya sarana pendukung, serta beban administrasi yang tinggi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas pengawas melalui pelatihan berkelanjutan, digitalisasi supervisi, serta penguatan jaringan kolaborasi antar-madrasah dalam wadah KKG dan MGPA.