Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kelimpahan dan Indeks Keanekaragaman Palem Ekor Ikan, Anggrek Bulan Sumatera, dan Meranti Kuning pada Program KAWAN di Tanjung Balai Karimun Tahun 2025–2026: Abundance and Diversity Analysis of Palem Ekor Ikan, Anggrek Bulan Sumatra, and Meranti Kuning under the KAWAN Program in Tanjung Balai Karimun during 2025–2026 Dina Yulianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 7: Juli 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i7.11774

Abstract

Konservasi tumbuhan merupakan salah satu upaya penting dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati serta mendukung keseimbangan ekosistem. Program Konservasi Alam Wujudkan Aksi Nyata (KAWAN) yang dilaksanakan di Area Konservasi PLTU Tanjung Balai Karimun menjadi salah satu bentuk implementasi konservasi melalui kegiatan penanaman dan pemantauan tanaman konservasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kelimpahan dan indeks keanekaragaman Palem Ekor Ikan, Anggrek Bulan Sumatera, dan Meranti Kuning berdasarkan data monitoring Program KAWAN tahun 2025–2026. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data inventarisasi tanaman yang diperoleh dari kegiatan monitoring tahunan. Analisis dilakukan menggunakan Indeks Keanekaragaman Shannon–Wiener melalui perhitungan proporsi individu (Pi), nilai logaritma natural (Ln Pi), dan nilai (-?Pi.Ln Pi) untuk masing-masing spesies. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah individu ketiga spesies mengalami peningkatan pada tahun 2026 dibandingkan tahun 2025. Palem Ekor Ikan meningkat dari 5 menjadi 6 individu, Anggrek Bulan Sumatera meningkat dari 5 menjadi 10 individu, sedangkan Meranti Kuning meningkat dari 30 menjadi 35 individu. Nilai akumulasi parameter Shannon juga mengalami peningkatan dari 0,093 pada tahun 2025 menjadi 0,101 pada tahun 2026. Peningkatan tersebut menunjukkan adanya perkembangan positif dalam kelimpahan ketiga spesies yang dipantau selama periode penelitian. Meskipun demikian, kontribusi ketiga spesies terhadap keseluruhan data inventarisasi masih relatif kecil karena total individu vegetasi yang tercatat lebih besar. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi pelaksanaan Program KAWAN serta mendukung pengambilan keputusan dalam pengelolaan dan monitoring tumbuhan konservasi di Area Konservasi PLTU Tanjung Balai Karimun.