Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Program PKK dalam Penanganan Stunting dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga di Desa Karangjaya Kabupaten Bekasi aris agustin; Evi Priyanti
Hulondalo Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 5 No 2 (2026): Juli - Desember 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poliitik Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59713/6mnmrn54

Abstract

Program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga di tingkat desa, namun implementasinya di Desa Karangjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi masih menghadapi tantangan berupa tingginya angka stunting dan belum optimalnya pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program PKK dalam penanganan stunting dan pemberdayaan ekonomi keluarga dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus. Informan penelitian berjumlah 3 orang yang dipilih secara purposive, terdiri dari Ketua PKK sebagai pelaksana program, Kepala Desa sebagai pengambil kebijakan, dan satu penerima manfaat sebagai representasi masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam (in-depth interview), dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dengan membandingkan informasi antar informan serta triangulasi metode dengan mencocokkan hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dilakukan member check kepada informan untuk memastikan kesesuaian data dengan kondisi sebenarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PKK cukup efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan memberikan dampak positif, ditunjukkan dengan perbaikan kondisi gizi dimana 5 dari 11 anak mencapai kategori gizi baik, serta peningkatan pendapatan pada penerima manfaat program pembuatan baju Barbie sebesar Rp800.000 hingga Rp1.000.000 per bulan. Meskipun demikian, efektivitas program belum optimal karena keterbatasan jangkauan dan pemerataan, sehingga diperlukan penguatan sosialisasi, monitoring, dan evaluasi program.