Ida Ayu Agung Idawati
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Warmadewa, Denpasar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PKM Pelatihan Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Gerakan Gemar Menabung Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 14 Dangin Puri Denpasar Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Ida Ayu Agung Idawati; Legis Ocktaviana Saputri
Community Service Journal (CSJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.8.2.2026.115-122

Abstract

Sekolah Dasar memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter, kebiasaan sehat, serta literasi finansial siswa sejak usia dini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di SDN 14 Dangin Puri Denpasar dengan tujuan meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekolah dan menumbuhkan budaya menabung pada siswa. Permasalahan utama mitra meliputi kurangnya fasilitas pendukung Unit Kesehatan Sekolah (UKS), rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan sampah organik, terbatasnya tanaman obat dan tanaman hias di lingkungan sekolah, serta belum adanya program literasi finansial yang efektif. PKM dilakukan melalui metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta fasilitasi sarana pendukung. Tim pengabdi memberikan bantuan berupa alat tensimeter, termometer, timbangan dan pengukur tinggi badan, kotak P3K, lima unit komposter, starter kompos, tanaman hias, dan bibit tanaman obat keluarga (sirih merah, jahe merah, lidah buaya, dan pecut kuda). Untuk mendukung gerakan menabung, 40 siswa menerima celengan dan stimulus tabungan awal sebesar Rp20.000. Seluruh peserta mendapatkan sesi edukasi mengenai komposting, pemanfaatan TOGA, penataan lingkungan sekolah, serta literasi finansial. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa dan guru. Nilai post-test siswa mencapai rata-rata 97/100, mencerminkan peningkatan kesadaran terhadap pengelolaan sampah organik dan pentingnya menabung. Guru-guru mampu mengoperasikan komposter secara mandiri serta memanfaatkan fasilitas UKS untuk pemeriksaan kesehatan dasar siswa. Monitoring satu minggu pascakegiatan mengonfirmasi bahwa komposter telah ditempatkan dan dioperasikan dengan benar, fasilitas UKS berfungsi optimal, dan tanaman hias serta TOGA mulai ditanam di area sekolah. Secara keseluruhan, PKM ini berhasil meningkatkan kapasitas mitra dalam mengelola kesehatan lingkungan, memperkuat fasilitas UKS, serta menumbuhkan budaya menabung sejak dini. Program ini diharapkan dapat berlanjut secara mandiri dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kesehatan, kedisiplinan, dan kesejahteraan siswa.