Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Go Digital UMKM Perempuan: Penguatan Literasi Digital di Kabupaten Pesawaran Tyas Sekartiara Syafani; Yuniar Aviati Syarief; Sumaryo; Muhammad Ibnu; Rara Rara; Aniza Putri; Fadhilah Febyanti
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1620

Abstract

UMKM perempuan di Kabupaten Pesawaran memainkan peran strategis dalam perekonomian lokal, namun masih terus menghadapi tantangan signifikan seperti rendahnya literasi digital, pencatatan keuangan yang lemah, dan dinamika kelompok yang belum berkembang. Siger Jejama adalah salah satu komunitas pemasaran para pelaku UMKM Perempuan di Kabupaten Pesawaran yang masih menghadapi kendala tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas literasi digital para wirausaha perempuan. Hal ini akan dicapai melalui pelatihan dalam pemasaran digital, pencatatan keuangan digital, dan penguatan kolaborasi kelompok menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA). Implementasi metode terdiri dari lima tahap: persiapan, pelatihan, pembimbingan, pemantauan, dan evaluasi. Materi pelatihan mencakup berbagai topik, termasuk penggunaan media sosial untuk tujuan promosi, pembuatan konten digital, pengelolaan platform e-commerce, dan penerapan pencatatan keuangan melalui penggunaan aplikasi yang disederhanakan. Proses evaluasi melibatkan pretest dan posttest pada fokus materi utama, yaitu pemasaran digital dan pembukuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 63,94%, dengan tingkat partisipasi aktif mencapai 83,33%. Diskusi interaktif mengungkap kebutuhan nyata para pelaku UMKM, seperti strategi konten, pengelolaan toko online, dan pencatatan keuangan yang akuntabel. Hasil program mentoring menyoroti pentingnya ekosistem digital yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan. Kegiatan ini menjadi landasan proses transformasi digital UMKM perempuan, mendorong adaptabilitas, produktivitas, dan daya saing yang lebih besar dalam operasional bisnis.
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dalam Peningkatan Kapasitas Pengolahan dan Nilai Tambah Olahan Hasil Laut UMKM Kordiyana K Rangga; Ktut Murniati; Tyas Sekartiara Syafani; Rokhma Yeni
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21770

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan landasan penting dalam pembangunan berkelanjutan. Hal ini bukan hanya memberikan bantuan atau sumber daya, tetapi juga memberikan akses, keterampilan, dan dukungan yang memungkinkan meningkatnya kapasitas, kemandirian, dan keterlibatan individu dalam sebuah komunitas. Peningkatan kapasitas dapat dilakukan dengan mengembangkan potensi wilayah dan SDM melalui komoditas unggulan. Salah satu sumber daya alam hasil laut adalah ikan yang merupakan Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur. Sebagian besar masyarakat Desa Margasari belum memanfaatkan hasil tangkapannya untuk diolah lebih lanjut, padahal hasil tangkapan laut ini dapat diolah menjadi berbagai produk turunan, baik dalam skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rangka mengembangkan potensi ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan nilai tambah produk. Produk olahan ikan yang paling banyak diolah masyarakat Desa Margasari adalah dijadikan ikan asin atau hanya dikeringkan saja. Melihat masih banyaknya jenis olahan ikan yang belum dicoba oleh masyarakat Desa Margasari, sehingga sangat memungkinkan untuk dijadikan peluang usaha baru. Pemanfaatan teknologi informasi juga sangat dibutuhkan agar masyarakat mampu mencari informasi terkait nilai tambah produk, menciptakan branding dan peningkatan penjualan melalui mix marketing. Oleh karena itu, dengan melakukan kegiatan pemberdayaan melalui pelatihan dan pendampingan UMKM, diharapkan masyarakat Desa Margasari, Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur mampu membuat hasil laut khususnya ikan menjadi beberapa produk olahan yang memiliki nilai tambah, rasanya enak, murah, dan bergizi, serta memiliki pangsa pasar yang luas dengan memanfatkan teknologi informasi.