Munirah
Muhammadiyah University of Makassar

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tindak Tutur Ilokusi Iklan Layanan Masyarakat Terkait Covid-19 di Televisi (Kajian Pragmatik) Andre Bella; Munirah; Akram Budiman Yusuf
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1820

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud dan fungsi tindak tutur ilokusi pada iklan layanan masyarakat terkait covid-19 di televisi. Masalah dalam penelitian ini bagaimana wujud dan fungsi tindak tutur ilokusi pada iklan layanan masyarakat terkait covid-19 di televisi. Jenis penelitian deskriptif kualitatif, yang menekankan pada penggunaan data yang diperoleh dari obyek penelitian ini yaitu tuturan ilokusi yang ada dalam iklan layanan masyarakat terkait covid-19 di media televisi. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah segala jenis kata dan kalimat berupa tindak tutur ilokusi yang ada dalam iklan layanan masyarakat terkait Covid-19 di televisi. Tehnik analisis data yang dilakukan oleh peneliti melalui beberapa tahapan yaitu ; transkipsi data, mengidentifikasi data, klasifikasi data dan tahap deskripsi. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan dua temuan pada iklan layanan masyarakat terkait covid-19 di televisi yaitu wujud tindak tutur ilokusi dan fungsi tindak tutur ilokusi. Adapun teori yang mendasari pada penelitian ini yaitu teori searle dan dengan menggunakan kajian pragmatik. Wujud tindak tutur ilokusi dalam iklan layanan masyarakat di televisi, peneliti menemukan lima jenis tindak tutur ilokusi yaitu 1) tindak tutur representatif ; memberitahukan, menjelaskan dan menuntut, 2) tindak tutur komisif ; berjanji dan ancaman 3) tindak tutur direktif ; memesan, memerintahkan, memohon, menganjurkan dan menasihatkan, 4) tindak tutur ekspresif ; meminta maaf dan 5) tindak tutur deklaratif ; menamai. Fungsi tindak tutur ilokusi pada iklan layanan masyarakat terkait covid-19 di televisi adalah untuk memberikan inforamsi kepada masyarakat guna untuk menekan penyebaran pandemi virus Covid-19 dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat supaya masyarakat Indonesia bisa sehat dan roda perekonomian dapat kembali lancar. Kata kunci : Tindak tutur, ilokusi, iklan layanan masyarakat dan televisi
Lakon Komedi Televisi “Lapor Pak!” di Trans7 (Kajian Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk) Hajarulhuda Dewi Anjani; Munirah; Akram Budiman Yusuf
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1846

Abstract

ABSTRAK Lakon komedi “Lapor Pak!” merupakan acara hiburan di salah satu siaran pertelevisian di Indonesia yang mengusung konsep komedi varietas. “Lapor Pak!” tidak hanya ditayangkan di Trans7, melainkan video tersebut diunggah di akun Youtube Trans7 agar dapat dinikmati dan ditonton ulang oleh masyarakat. Penelitian ini merupakan analisis wacana pada lakon komedi “Lapor Pak!” yang memiliki tujuan untuk mengungkapkan wacana kritik sosial yang terdapat pada lakon tersebut menggunakan model Teun A. Van Dijk. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu teknik baca markah, teknik simak, dan teknik catat, Data pada penelitian ini, yaitu transkrip potongan video lakon komedi televisi “Lapor Pak!” yang diunggah di Youtube pada tanggal 09 dan 10 Februari 2022 yang telah disegmentasi sesuai dengan kebutuhan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lakon komedi “Lapor Pak!” membahas mengenai kasus-kasus yang terjadi di tengah masyarakat yang disuguhkan dengan unsur komedi masa kini yang membuat program ini digemari oleh masyarakat. Kasus yang diangkat berasal dari peristiwa di dunia nyata baik pada berita di media televisi, surat kabar, maupun media sosial. Lapor Pak membawa rincian cerita secara langsung dengan sistematis, disisipkan segmen interogasi sebagai bentuk bincang-bincang kepada bintang tamu di luar dari kasus yang diangkat menyerupai talk show. Walaupun Lapor Pak membahas konflik yang sedang terjadi, bahasa yang digunakan dapat dimengerti oleh berbagai kalangan. Karena, lakon komedi “Lapor Pak!” menggunakan bahasa yang informal maupun formal tergantung situasinya, tidak luput dari penggunaan bahasa gaul, dan mencampuradukkan bahasa Indonesia dengan bahasa asing serta bahasa daerah pada beberapa percakapan antartokoh. Kata Kunci: Lapor Pak, Lakon Komedi, Analisis Wacana Kritis
Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Menulis Teks Prosedur dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Peserta Didik Kelas VII SMPN Satu Atap Punaga Kabupaten Takalar Rosmianti; Munirah; Abd. Rahman Rahim
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prototipe, membuktikan validitas, membuktikan kepraktisan, dan mengetahui efektivitas bahan ajar interaktif menulis teks prosedur dalam pembelajaran Bahasa Indonesia pada peserta didik kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode R&D (Research and Development) menggunakan model pengembangan 4-D (Four-D Models). Subjek penelitian yakni Validator ahli materi, validator praktisi, guru, kepala sekolah, dan peserta didik kelas VII. Teknik analisi data pada penelitian ini : prototipe, analisis validasi, analisis kepraktisan, analisis keefektifan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Prototipe yang dihasilkan yakni defenisi teks prosedur, sruktur teks prosedur, unsur kebahsaan teks prosedur, jenis-jenis teks prosedur, langkah-langkah menyusun teks prosedur, contoh-contoh teks prosedur secara kontekstual, tugas mandiri dan tugas kelompok, tes formatif. Modul interaktif menulis teks prosedur dinyatakan valid. Modul interaktif menulis teks prosedur dinyatakan parktis. Modul interaktif menulis teks prosedur dinyatakan efektif.
Minat dan Motivasi Belajar Keterampilan Berbahasa Siswa Attention Deficit Hyperactivity Disolder (ADHD) Kelas XII Mipa 4 MAN 2 Kota Makassar (Studi Kasus) Hasnah; Andi Sukri Syamsuri; Munirah
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan minat dan motivasi siswa Attention Deficit Hyperactivity Disolder (ADHD) dalam belajar keterampilan berbahasa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Objek penelitian sekaligus menjadi data dan sumber data adalah siswa Attention Deficit Hyperactivity Disolder (ADHD) kelas XII MIPA 4 MAN 2 Kota Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) Minat belajar dapat dilihat dari empat indikator utama yakni perasaan senang, ketertarikan siswa, perhatian siswa, dan keterlibatan siswa. Berdasarkan indikator tersebut, minat belajar keterampilan berbahasa pada siswa Attention Deficit Hyperactivity Disolder (ADHD) kelas XII MIPA 4 khsususnya pada AF berada pada kategori baik. Hal tersebut dapat dilihat dari skor penilaian lebih dominan berada pada angka 3 (B) dengan jumlah skor 47,40% yang dipilih oleh 9 orang responden dengan total pertanyaan 15 butir dan total frekuensi 64. Sedangkan skor dominan kedua yakni nilai 4 (SB) dengan jumlah skor 41,48% dengan selisih 5,92% yang memiliki jumlah frekuensi 56. Sementara skor 2 (KB) yaitu 11,11% yang memiliki jumlah frekuensi 15. Hal ini tentu memiliki selisih yang jauh lebih besar dibandingkan (SB). 2) Motivasi belajar keterampilan berbahasa siswa AF sebagai siswa Attention Deficit Hyperactivity Disolder (ADHD) memiliki 5 indikator utama yakni (1) tekun dalam belajar, (2) ulet dalam menghadapi masalah, (3) berminat dalam berbagai masalah pelajaran, (4) mandiri, dan (5) teguh pendirian. Hasil penelitian menunjukkan motivasi yang dimiliki siswa AF dalam belajar keterampilan berbahasa juga berada pada kategori baik. Hal tersebut dapat dibuktikan pada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa motivasi belajar keterampilan berbahasa siswa berada pada kategori angka 3 (B) dengan skor 52,59% dengan hasil frekuensi 71 kali pemilihan kategori tersebut. Jauh di atas nilai 4 (SB) yang hanya memiliki skor 33,33% dengan pemilihan kategori hanya 45 kali. Sementara kategori 2 (KB) hanya mendapat skor 13,9% dengan total pemilihan hanya 19 kali.