Fatmawati
Islamic University of Riau

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pembelajaran Bahasa Indonesia Pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Fenomenologi) Ella Sonia Putri; Fatmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1835

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya sejumlah fenomena-fenomena yang terjadi dalam proses pembelajaran terutama pada kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup pada masa pandemi di SMK PGRI Pekanbaru. Fokus masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah pembelajaran Bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasikan dan mengelaborasikan tentang pembelajaran Bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid-19. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Wena yaitu hakikat pembelajaran, Trianto dan Kunandar tentang pelaksanaan pada kegiatan pendahuluan, Trianto dan Suryosubroto pelaksanaan pada kegiatan inti, Trianto pada kegiatan penutup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yaitu mendeskripsikan segala bentuk tindakan dan juga fenomena yang dilakukan oleh subjek yang diteliti dalam pelaksanaan pembelajaran daring. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah. Teknik analisis data yang digunakan adalah teori Stevick-Cosizzi-Kenn. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa pelaksanaan pembelajaran daring di SMK PGRI Pekanbaru belum terlaksanakan secara efektif dan belum maksimal. Pembelajaran daring memiliki kendala dalam pelaksanaannya seperti kondisi jaringan yang tidak stabil dan kesulitan peserta didik memahami materi pembelajaran. Pada kegiatan pendahuluan, guru mempersiapkan bahan ajar yang akan diajarkan ke peserta didik, menjelaskan tujuan yang akan dicapai dalam pembelajaran, dan menyiapkan presensi. Pada kegiatan inti, guru menerangkan materi pembelajaran, memberikan contoh-contoh terkait dengan materi yang diajarkan, menjelaskan tujuan dan kompetensi pada peserta didik. Selanjutnya. Pada kegiatan penutup, guru menyimpulkan materi di akhir pembelajaran guru menjelaskan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya. Aplikasi yang digunakan dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia di masa pandemi ini yaitu: WhatsApp grup, Edmodo, Google Clasroom, Gmail, Google meet, Zoom. Materi yang sulit dipahami oleh siswa yaitu: Debat, Drama, Penyampaian gagasan diskusi, dan materi yang mudah di pahami siswa adalah surat lamaran.
Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Web (E-Learning); Kajian Fenomenologi Dhea Hastuti; Fatmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1878

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya pemanfaatan sejumlah aplikasi pembelajaran untuk mendukung pembelajaran daring. Pembelajaran berbasis web e-learning dilaksanakan di SMK PGRI Pekanbaru karena adanya Covid-19. Fokus masalah pada penelitian ini adalah bagaimana penggunaan media e-learning pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis web e-learning di SMK PGRI Pekanbaru. Teori yang digunakan pada penelitian ini adalah teori Wahyuningsih & Makmur pembelajaran dalam e-learning dan teori pembelajaran berbasis web e-learning Rusman, dkk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, yaitu mendeskripsikan segala bentuk tindakan dan fenomena yang dilakukan oleh subjek yang diteliti dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis web e-learning. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teori Stevick-Cosizzi-Kenn. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran berbasis web e-learning yang dilaksanakan di SMK PGRI Pekanbaru belum terlaksana dengan efektif karena terpengaruh oleh jaringan internet yang tidak baik. Media pembelajaran web e-learning yang digunakan adalah Whatsapp, Google Classroom, Gmail, Google meet, Zoom. Guru mendapatkan pengalaman yang berbeda saat menggunakan aplikasi web e-learning. Kelebihan pembelajaran berbasis web e-learning bisa dilaksanakan di mana saja dan kapan saja. Kekurangannya tidak dapat bertatap muka secara langsung. Pelajaran Bahasa Indonesia yang mudah diajarkan melalui web e-learning adalah teks biografi, teks eksposisi, dan cerita rakyat. Materi yang sulit diajarkan yaitu debat dan drama. Google Classroom merupakan aplikasi web e-learning yang direkomendasikan oleh guru di SMK PGRI Pekanbaru. Pembelajaran berbasis web e-learning memberikan pengalaman dan inovasi baru bagi guru dalam mengajar.
Kesantunan Tuturan Penolakan pada Masyarakat Jawa di SP 5 Desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan Nurullita Rahmadani Pratiwi; Fatmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1928

Abstract

Penelitian ini mengkaji kesantunan tuturan penolakan pada masyarakat Jawa di SP 5 Desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Terbatasnya kemampuan penulis untuk mengkaji ruang lingkup pragmatik ini, penulis membatasi kajian penelitian ini pada bentuk-bentuk penolakan dan skala kesantunan. Masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah bentuk-bentuk tuturan penolakan masyarakat Jawa di SP 5 Desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan ? (2) Bagaimana skala kesantunan tuturan penolakan masyarakat Jawa di SP 5 Desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan ? Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi tentang bentuk-bentuk tuturan penolakan (2) untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi tentang skala kesantunan tuturan yang dilakukan oleh masyarakat Jawa di SP 5 Desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Kartomihardjo (dalam Nadar 2013:98) dan Leech (dalam Rahardi 2005:66—68). Pendekatan penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode konten analisis. Berdasarkan analisis data mengenai kesantunan tuturan penolakan pada masyarakat Jawa di SP 5 desa Mekar Jaya Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan terdapat 50 data yang tersebar dalam 8 indikator bentuk-bentuk tuturan penolakan dan 5 indikator skala kesantunan. Sifat-sifat khas Jawa harus dilengkapi dengan adanya kajian tentang kesantunan berbahasa yang tidak lepas dari budaya penuturnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa dari segi bentuk tuturan penolakan yang paling sering digunakan pada masyarakat Jawa adalah penolakan dengan menggunakan alasan yang ditemukan adalah 22 data. Selanjutnya, dari segi skala kesantunan yang lebih banyak atau dominan digunakan adalah skala ketidaklangsungan yang (santun : 30 data) (tidak santun : 8 data) Jadi yang ditemukan adalah 38 data.
Kesantunan Tuturan Interogatif dalam Talkshow Kick Andy Ada Apa dengan Luhut di Youtube Annisa Hudani Nabila; Fatmawati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v8i2.1979

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuturan-tuturan pertanyaan yang dikemukakan oleh Andy terkait isu-isu kontroversi yang ditimbulkan oleh kebijakan dan pernyataan Luhut. Masalah dalam penelitian ini yakni bagaimana pembentukan tuturan interogatif dan skala kesantunan dalam tuturan interogatif dalam acara talkshow Kick Andy Ada Apa dengan Luhut di youtube. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan, menganalisis, menginterpretasi, serta menyimpulkan mengenai bentuk tuturan interogatif dan skala kesantunan tuturan interogatif. Data dalam penelitian ini semua tuturan interogatifyang tedapat dalam acara talkshow Kick Andy Ada Apa dengan Luhut di youtube.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik dokumentasi, simak, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan mengidentifikasi, memberikan penomoran, mengklasifikasi, menyajikan data, menganalisis, menginterpretasi, serta menyimpulkan hasil penelitian. Simpulan dalam penelitian ini yaitu, pembentukan tuturan interogatif yang paling sering digunakan adalah tuturan interogatif dengan menggunakan kata tanya. Hal tersebut karena, acara tersebut bersifat wawancara dengan tujuan untuk mendapatkan informasi dari narasumber. Sedangkan tuturan interogatif paling sedikit ditemukan adalah tuturan interogatif dengan membalikkan urutan kata dan menggunakan kata “bukan” atau “tidak”. Hal tersebut karena, Andy merupakan seorang jurnalis, sehingga susunan kata yang digunakan tersusun dan jarang menanyakan bentuk pengingkaran atau pilihan melainkan dengan bertanya untuk menggali informasi. Dari segi skala kesantunan, tuturan interogatif dalam talkshow Kick Andy Ada Apa dengan Luhut tergolong tidak santun. Hal tersebut dikarenakan, tuturan interogatif yang digunakan pembawa acara banyak yang memojokkan narasumber terkait dengan isu tentang Luhut yang sedang kontroversial di masyarakat.