Affan Akbar
Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tanah sebagai Medan Konflik: Politik Ruang dalam Cerpen Tanah Ihi Karya A. Warits Rovi Perspektif Sara Upstone Ardhani Endriaswari; Muhammad Abiel Miladz; Affan Akbar
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 3 (2026): On Proses
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/de21t866

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis politik ruang dan bentuk-bentuk negosiasi identitas yang muncul dalam cerpen Tanah Ihi karya Warits dengan menggunakan teori yang dikembangkan oleh Sara Upstone, yaitu konsep politik ruang (spatial politics). Cerpen ini menjadikan suatu ruang, yakni tanah adat sebagai medan negosiasi kekuasaan antara otoritas adat, kepentingan komunitas, dan pengalaman personal tokoh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik close reading untuk mengidentifikasi relasi kekuasaan yang diwujudkan melalui ruang fisik, ruang sosial, dan ruang tubuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang dalam cerpen berfungsi sebagai instrumen politik yang membentuk, membatasi, dan menegosiasikan posisi tokoh dalam struktur sosial. Ruang Tanah Ihi memproduksi ketegangan antara tradisi dan kepentingan modern, sementara tubuh tokoh menjadi arena internalisasi tekanan sosial sekaligus tempat munculnya resistensi. Negosiasi ruang terjadi ketika tokoh berusaha mempertahankan identitas dan moralitasnya di tengah dominasi adat dan komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerpen Tanah Ihi menghadirkan ruang sebagai penyebab adanya negosiasi yang muncul di tengah masyarakat, sebagai entitas politik yang dinamis dan menjadi pusat konflik atas identitas, legitimasi, dan kekuasaan dalam masyarakat.