Ketahanan pangan merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Salah satu instrumen strategis dalam penguatan ketahanan pangan di tingkat lokal adalah Lumbung Pangan Masyarakat (LPM). Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menjelaskan peran LPM dalam penyediaan cadangan pangan; (2) menganalisis dampak peran LPM terhadap peningkatan perekonomian anggota kelompok tani; dan (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi peran LPM dalam penyediaan cadangan pangan dan peningkatan perekonomian anggota kelompok tani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitik yang dilaksanakan di LPM Tanjung Mutiara, Jorong Dahlia, Nagari Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Informan dipilih secara purposive sampling yang meliputi pengurus, anggota kelompok tani, serta aparat terkait. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) LPM Tanjung Mutiara berperan aktif sebagai sarana penyediaan dan penyimpanan cadangan pangan, dengan jumlah peminjaman gabah mencapai 1.412 kg pada tahun 2024 dan 645 kg pada tahun 2025, serta berperan dalam penanggulangan kerawanan dan bencana pangan; (2) LPM memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian anggota melalui pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dan bantuan transportasi pengangkutan gabah, dengan cadangan pangan mencapai 4.500 kg gabah pada akhir tahun 2025; (3) Peran LPM dipengaruhi oleh faktor Internal seperti kompetensi, motivasi, dan dinamika kelompok, serta faktor eksternal berupa dukungan pemerintah dan kebijakan ketahanan pangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa LPM Tanjung Mutiara telah menjalankan fungsinya secara efektif sebagai penopang ketahanan pangan dan penggerak ekonomi kelompok tani. Diperlukan koordinasi lintas pemerintahan dan penguatan kapasitas kelembagaan untuk keberlanjutan dan perluasan program LPM di Kabupaten Tanah Datar. Kata Kunci : Lumbung Pangan Masyarakat, cadangan pangan, ketahanan pangan, kelompok tani, perekonomian petani, Kabupaten Tanah Datar