Pendahuluan: Kekerasan seksual terhadap anak menjadi permasalahan serius di Dunia dan termasuk di Indonesia. Kekerasan seksual memberikan dampak jangka panjang terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan perkembangan sosial anak. Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa perlindungan terhadap anak masih sangat lemah dan terdapat berbagai faktor yang memengaruhi terjadinya kekerasan seksual ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Kabupaten Mukomuko. Metode: Jenis penelitian secara deskriftif analitik dengan menggunakan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh orang tua anak yang mengalami kekerasan seksual pada tahun 2025 yaitu berjumlah 21 kasus. Cara pengambilan sampel pada penelitian adalah dengan menggunakan tehnik purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan/kriteria tertent. Hasil dan Pembahasan: Hasil analisis uji univariat sebagian responden 23 orang (54,7%) Pendidikan rendah, sebagian responden 22 orang (52,4%) memiliki status ekonomi tinggi, lebih sebagian responden 24 orang (57,1%) pola asuh orang tua permisif, sebagian responden 28 orang (52,4%) memiliki pengaruh teman sebaya pengaruh positif. Analisis Bivariat Ada pengaruh faktor pendidikan orang tua, pola asuh dan teman sebaya terhadap Kekerasan Seksual Terhadap Anak, tidak ada pengaruh faktor sosial ekonomi orangtua terhadap Kekerasan Seksual Terhadap Anak. Analisis multivariat bahwa faktor yang paling dominan adalah faktor pendidikan orang tua. Kesimpulan: Upaya pencegahan perlu dilakukan secara terpadu melalui peningkatan peran keluarga, pendidikan seksual yang tepat sejak dini, penguatan sistem perlindungan anak, serta keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.