Dhea Fika Syafriani
Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

REPRESENTASI EMOSI MELALUI EKSPRESI WAJAH TOKOH DON DALAM OST “SELALU ADA DINADIMU” PADA FILM JUMBO: KAJIAN SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Dhea Fika Syafriani; Hagi Julio Salas
RELASI Vol 6 No 03 (2026): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v6i03.2970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi emosi melalui ekspresi wajah tokoh Don dalam Original Soundtrack (OST) Selalu Ada di Nadimu pada film Jumbo menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominannya penggunaan komunikasi nonverbal dalam rangkaian adegan OST, sehingga ekspresi wajah menjadi unsur utama dalam menyampaikan makna emosional. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi berupa tangkapan layar dari sepuluh adegan yang menampilkan ekspresi wajah tokoh Don. Data dianalisis berdasarkan tiga tingkat pemaknaan Roland Barthes, yaitu denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi wajah Don merepresentasikan perjalanan emosi yang berkembang secara bertahap, mulai dari rasa gugup, takut, dan kurang percaya diri, kemudian berubah menjadi kesedihan akibat kehilangan, hingga berkembang menjadi kebahagiaan, harapan, rasa percaya diri, serta ketenangan. Pada tingkat mitos, ekspresi tersebut merepresentasikan nilai-nilai tentang keberanian dalam menghadapi ketakutan, pentingnya harapan, kasih sayang keluarga, dukungan persahabatan, dan penerimaan diri sebagai proses menuju kedewasaan emosional. Penelitian ini menunjukkan bahwa ekspresi wajah sebagai bentuk komunikasi nonverbal memiliki peran penting dalam membangun makna emosional dan menyampaikan pesan tanpa bergantung pada dialog. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian komunikasi nonverbal, komunikasi visual, dan semiotika media.