Nadia Salsabilla Dalimunthe
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Guru PAI dalam Meningkatkan Kualitas Ibadah Siswa di SMP Sabilina Tembung Nadia Salsabilla Dalimunthe; Azizah Hanum OK; Nasrun Salim Siregar
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 2 (2026): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/433n6326

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter religius dan meningkatkan kualitas ibadah peserta didik melalui proses pembelajaran, pembiasaan, serta keteladanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru PAI, upaya yang dilakukan, serta kendala yang dihadapi dalam meningkatkan kualitas ibadah siswa di SMP Sabilina Tembung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pendidik, pembimbing, motivator, fasilitator, dan teladan dalam membentuk kebiasaan ibadah siswa. Upaya yang dilakukan meliputi pembiasaan salat berjamaah, pembacaan Al-Qur'an, doa bersama, pemberian motivasi, pembinaan keagamaan, serta pengawasan terhadap pelaksanaan ibadah siswa. Keberhasilan upaya tersebut didukung oleh lingkungan sekolah yang religius, kerja sama dengan orang tua, dan tersedianya program keagamaan di sekolah. Sementara itu, kendala yang dihadapi meliputi rendahnya kesadaran sebagian siswa dalam melaksanakan ibadah secara mandiri, kurangnya pengawasan orang tua di rumah, serta pengaruh lingkungan pergaulan di luar sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran aktif guru PAI melalui pendekatan keteladanan, pembiasaan, motivasi, dan pembinaan yang berkesinambungan mampu meningkatkan kualitas ibadah siswa serta membentuk karakter religius yang lebih baik.