Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Soal Esai Sebagai Instrumen Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Siswa Kelas XI SMA Al Hadi Mojolaban Tahun Ajaran 2026/2027: Penelitian Miftakhul Jannah; Alifa Rizqi Widari; Rofiqul Afif; Hanifah Nur Aini; Andira Silveriani
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi soal esai sebagai instrumen evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada siswa kelas XI SMA Al Hadi Mojolaban Tahun Ajaran 2026/2027. Fokus penelitian meliputi proses pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat, serta implikasi penggunaan soal esai dalam evaluasi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa soal esai diterapkan dalam berbagai bentuk evaluasi, seperti Penilaian Tengah Semester, Penilaian Akhir Semester, dan evaluasi harian. Penggunaan soal esai mampu mengukur pemahaman peserta didik sekaligus mengembangkan kemampuan Higher Order Thinking Skills (HOTS), terutama pada aspek analisis, evaluasi, dan penyampaian gagasan secara sistematis. Faktor pendukung meliputi kebijakan sekolah, kesesuaian dengan Kurikulum Merdeka, dan kompetensi guru, sedangkan hambatan yang ditemukan berupa keterbatasan waktu koreksi, potensi subjektivitas penilaian, dan kesulitan peserta didik dalam menyusun jawaban. Temuan ini menunjukkan bahwa soal esai efektif dalam mendukung evaluasi pembelajaran PAI yang berorientasi pada proses dan hasil belajar.
Inovasi Kurikulum Pesantren di Era Modern Studi Kasus di PPTQ Sains Ar-Risalah Solo Baru: Penelitian Miftakhul Jannah; Fatimah Nurul Fajri; Dini Luthfiyya Maajida; Farida Rahmawati; Hanifah Ash Sholihah; Praptiningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4609

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi kurikulum yang diterapkan di PPTQ Sains Ar-Risalah Solo Baru sebagai wujud modernisasi pendidikan Islam yang tetap berakar pada nilai-nilai tradisi pesantren. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, penelitian ini menelaah bentuk inovasi, strategi implementasi, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap perkembangan santriwati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ar-Risalah mengembangkan kurikulum integratif yang memadukan Kurikulum Pesantren Tradisional berbasis tahfidz dan diniyah dengan Kurikulum Merdeka Nasional yang menekankan kompetensi sains, kreativitas, dan berpikir kritis. Inovasi tampak pada transformasi metode pembelajaran menuju student-centered learning, penguatan nilai-nilai adab melalui model tarbiyah klasik, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan project-based learning berbasis integrasi Islam-sains. Guru berperan sebagai murabbi sekaligus agen perubahan yang aktif mengembangkan kompetensi dan memfasilitasi pembelajaran reflektif. Tantangan seperti kesenjangan literasi digital dan kekhawatiran hilangnya tradisi berhasil diatasi melalui musyawarah, pendampingan, dan pengembangan berkelanjutan. Inovasi kurikulum berdampak signifikan pada aspek akademik, spiritual, dan sosial santriwati, sekaligus menjadikan Ar-Risalah sebagai model pesantren modern yang berhasil mengharmonikan tradisi dan modernitas dalam satu sistem pendidikan yang utuh.