Amsye Winokan
Universitas Negeri Manado

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menembus Batas Kelas Konvensional: Studi Kualitatif Pengalaman Siswa dalam Pembelajaran Ekonomi Berbasis Deep Learning Amsye Winokan; Listriyanti Palangda
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.553

Abstract

Pembelajaran ekonomi pada kelas konvensional sering kali terjebak dalam metode hafalan pasif yang memicu kejenuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman hidup (lived experiences) mahasiswa dalam transisi pembelajaran menuju ekosistem ekonomi digital berbasis deep learning. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain fenomenologi eksploratif. Informan penelitian terdiri dari 10 mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Manado yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi portofolio proyek. Analisis data dilakukan dengan teknik Analisis Fenomenologi Eksploratif melalui tahapan horizonalisasi, klaster tema, hingga sintesis esensi. Hasil penelitian berhasil mengungkap tiga tema utama: (1) dekonstruksi kejenuhan kelas konvensional menjadi ruang belajar yang menyenangkan (joyful learning); (2) internalisasi makna (meaningful learning) melalui integrasi teori makroekonomi dengan analisis tren pasar riil; dan (3) pembentukan kognisi kritis serta regulasi diri (mindful learning) dalam mengatasi kecemasan teknologi (technology shock). Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi deep learning di bawah kerangka Kurikulum Merdeka bukan sekadar digitalisasi instrumen, melainkan sebuah revolusi paradigma yang berhasil menembus batas kelas kaku dan melahirkan calon ekonom yang kritis, adaptif, serta tangguh.