Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DAMPAK ALOKASI ANGGARAN DALAM PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS (MBG) MENGGUNAKAN DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA): STUDI KASUS PADA SPPG DI KOTA KUPANG Aditia Leonard Blegur; Yohana F Angi; Indah Mutiara
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 7 No 4 (2026): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v7i4.28545

Abstract

Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan publik strategis nasional dengan alokasi anggaran besar, sehingga menuntut pengelolaan yang efisien dan akuntabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak alokasi anggaran dalam Program MBG dengan mengukur tingkat efisiensi penggunaan anggaran pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Kupang menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan model DEA Variable Return to Scale (VRS) berorientasi output. Data diperoleh dari laporan operasional SPPG Maulafa 1 dan SPPG Maulafa 2 periode September-November 2025. Variabel input adalah jumlah anggaran dan tenaga kerja, sedangkan variabel output adalah jumlah porsi makanan dan jumlah penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi penggunaan anggaran pada kedua SPPG bersifat fluktuatif. Beberapa periode mencapai efisiensi optimal (skor DEA = 1), sementara periode lainnya masih inefisien akibat ketidakseimbangan input dan output, ditandai dengan adanya slack pada penggunaan anggaran dan kekurangan output. Analisis DEA terbukti mampu mengidentifikasi sumber inefisiensi dan memberikan target perbaikan yang spesifik. Dampak dari analisis ini adalah tersedianya dasar evaluasi untuk perbaikan alokasi anggaran, peningkatan efektivitas program, dan penguatan akuntabilitas pengelolaan dana publik. Kata Kunci : Alokasi Anggaran, Efisiensi, Data Envelopment Analysis, Program MBG, SPPG
MENGUJI POTENSI KECURANGAN LAPORAN KEUANGAN MENGGUNAKAN FRAUD HEXAGON PADA PERUSAHAAN SEKTOR KONSTRUKSI DAN INFRASTRUKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024 Kristy Kana; Yohana F Angi; Herly M Oematan
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 7 No 4 (2026): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v7i4.28575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial target, ineffective monitoring, change in auditor, change in directors, CEO pictures, dan collusion terhadap potensi kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor konstruksi dan infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel menggunakan Eviews 12. Sampel penelitian terdiri dari 10 perusahaan dengan total 50 data observasi yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial target, ineffective monitoring, CEO pictures, dan collusion berpengaruh terhadap potensi kecurangan laporan keuangan, sedangkan change in auditor dan change in directors tidak berpengaruh. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh terhadap potensi kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini menunjukkan bahwa elemen Fraud Hexagon dapat digunakan untuk mendeteksi potensi kecurangan laporan keuangan. Kata Kunci : Fraud Hexagon, M-Score, Kecurangan Laporan Keuangan
PENGARUH CURRENT RATIO, DEBT TO EQUITY RATIO DAN RETURN ON ASSET TERHADAP FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN EKSPORTIR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2025 SETELAH KEBIJAKAN TARIF IMPOR AMERIKA Efrasia Mariani Ngura Asahari; Yohana F Angi; Rr Lilis Intan Permatasari
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 7 No 4 (2026): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v7i4.28592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh current ratio, debt to equity ratio dan return on asset terhadap financial distress pada perusahaan-perusahaan eksportir yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2025 setelah Kebijakan Tarif Impor Amerika. Latar belakang penelitian ini adalah adanya kebijakan tarif impor Amerika Serikat pada tahun 2025 yang meningkatkan ketidakpastian perdagangan global dan berpotensi menekan kinerja keuangan perusahaan eksportir. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan eksportir yang terdaftar di BEI periode 2025. Sampel penelitian sebanyak 15 perusahaan eksportir yang diperoleh dengan teknik purposive sampling, dengan total 45 observasi (laporan triwulan). Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik deskriptif, uji asumsi klasik (normalitas dan multikolinearitas), analisis regresi linear berganda, serta uji hipotesis (uji t, uji F, dan koefisien determinasi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial current ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial distress, debt to equity ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap financial distress, sedangkan return on asset tidak berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Secara simultan, current ratio, debt to equity ratio, dan return on asset berpengaruh signifikan terhadap financial distress dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,670, yang berarti 67% variasi financial distress dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa likuiditas dan struktur modal merupakan faktor penting dalam memprediksi financial distress pada perusahaan eksportir pasca kebijakan tarif impor Amerika, sementara profitabilitas tidak terbukti berpengaruh signifikan. Kata Kunci : Current Ratio, Debt To Equity Ratio, Return On Asset, Financial Distress, Perusahaan Eksportir, Kebijakan Tarif Impor Amerika
IMPLEMENTASI KONSEP TRIPLE BOTTOM LINE (TBL) PADA PROGRAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) YAYASAN KARYA DUA ANYAM Nanda Putri Taka Logo; Yohana F Angi; Sergius F Bon
GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 7 No 4 (2026): GLORY Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70581/glory.v7i4.29006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konsep Triple Bottom Line (TBL) yang meliputi aspek profit, people, dan planet dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) Yayasan Karya Dua Anyam (YKDA). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan informan berjumlah 11 orang yang terdiri atas Ketua Yayasan, staf Human Resources, Senior Project Coordinator, dan masyarakat penerima manfaat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi, serta didukung dengan aplikasi ATLAS.ti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi TBL dalam program CSR YKDA telah dilaksanakan melalui aspek profit berupa peningkatan keterampilan, akses pasar, dan kemandirian ekonomi masyarakat; aspek people melalui pelatihan, pendampingan, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kapasitas masyarakat; dan aspek planet melalui pemanfaatan bahan baku alami, pelestarian sumber daya lokal, dan peningkatan kesadaran lingkungan. Implementasi program tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan dan kapasitas masyarakat penerima manfaat serta mendukung keberlanjutan program melalui penguatan kemitraan, partisipasi masyarakat, dan pengembangan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Kata Kunci : Triple Bottom Line, Corporate Social Responsibility, Profit, People, Planet, Yayasan Karya Dua Anyam