Nurhayati
Program Studi Ekonomi Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Digitalisasi untuk Meningkatkan Pemasaran Produk UMKM di Desa Pelat Kecamatan Unter Iwis Kabupaten Sumbawa Siti Nur Hidayati; Nurhayati; Zulkifli; Subhan; Fitri Mahdiyyah Sajidah; Risda Adeliani; Riri Oktri Nursaputri
Lumbung Ngabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Pusat Kajian dan Pengembangan Publikasi Ilmiah Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/ngabdi.v4i1.85

Abstract

Digitalisasi menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan pada UMKM termasuk di desa Pelat kecamatan Unter Iwis Kabupaten Sumbawa. Kurangnya literasi terkait digitalisasi menjadi penghalang untuk memasarkan hasil produksi dalam jangkauan luas. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka mahasiswa KKP bekerjasama dengan dosen membuat pelatihan digitalisasi untuk meningkatkan pemasaran dan penjualan secara online. Kegitan ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) yang menggabungkan kuantitatif dan kualitatif. Metode ini dipilih untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif terkait digitalisasi pemasaran. Sebelum kegiatan dilaksanakan, tim mahasiswa KKP melakukan wawancara dan observasi pada pelaku usaha untuk menemukan permasalahan dilapangan. Ketika pelatihan berlangsung, pelaku usaha di desa Pelat sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan yang memang menjadi inti permasalahan yang dialami terkait digitalisasi pemasaran. Kurangnya pengetahuan membuat pelaku usaha pesimis bersaing dalam skala luas. Pelaku usaha di desa Pelat sudah memiliki produk unggulan misalnya kerupuk singkong. Namun sebagain besar produk masih dipasarkan skala kecil yakni antar desa. Padahal jika dipasarkan secara luas, kerupuk singkong ini bisa menjadi oleh-oleh khas sumbawa karena kualitas rasa dan memiliki ketahanan yang relative lama. Dari pelatihan ini memberikan pemahaman terkait strategi pemasaran mulai dari identifikasi kebutuhan pasar, target konsumen, mengetahui pesaing, dan mengikuti tren pemasaran digital. Harapannya pelaku usaha di desa Pelat terus berkembang dan berdaya saing lokal maupun nasional.