Muh. Nasruddin Darajat
Universitas Muhammadiyah Lamongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menjembatani Konsep Akuntansi Pembangunan Berkelanjutan Berbasis Digitalisasi : Perspektif Konsep pada Entitas Bisnis Andrianto; Muh. Nasruddin Darajat; Fathir Angga Saputra
Jibaku: Jurnal Ilmiah Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jibaku.v6i2.5099

Abstract

This study aims to develop a conceptual understanding of digitalization-based sustainable development accounting from a business entity perspective. Using an exploratory qualitative approach with a phenomenological design, this study examines the implementation of sustainability accounting practices and the role of digital technology in supporting their development. The findings indicate that sustainability accounting is still at an early stage, with limited integration of social and environmental information into conventional accounting systems. However, digitalization creates opportunities to improve data integration, real-time monitoring, and reporting accuracy. The study identifies three main drivers of digital-based sustainability accounting: organizational awareness of sustainability, the adoption of digital information systems, and increasing stakeholder demands for transparency and accountability. These findings contribute to developing a conceptual model integrating accounting, sustainability, and digitalization.   Abstrak Studi ini bertujuan untuk mengembangkan pemahaman konseptual tentang akuntansi pembangunan berkelanjutan berbasis digitalisasi dari perspektif entitas bisnis. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan desain fenomenologis, studi ini meneliti implementasi praktik akuntansi keberlanjutan dan peran teknologi digital dalam mendukung pengembangannya. Temuan menunjukkan bahwa akuntansi keberlanjutan masih berada pada tahap awal, dengan integrasi informasi sosial dan lingkungan yang terbatas ke dalam sistem akuntansi konvensional. Namun, digitalisasi menciptakan peluang untuk meningkatkan integrasi data, pemantauan waktu nyata, dan akurasi pelaporan. Studi ini mengidentifikasi tiga pendorong utama akuntansi keberlanjutan berbasis digital: kesadaran organisasi akan keberlanjutan, adopsi sistem informasi digital, dan meningkatnya tuntutan pemangku kepentingan akan transparansi dan akuntabilitas. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan model konseptual yang mengintegrasikan akuntansi, keberlanjutan, dan digitalisasi.