p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Vokasi SOLUSI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : solusi

Dinamika Blockholders dan Audit Fees pada Perusahaan Keluarga Windasari Rachmawati; Abdul Karim; Abdul Manan; Hani Krisnawati
Solusi Vol. 24 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v24i2.14016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana struktur kepemilikan blockholders memengaruhi penetapan audit fees pada perusahaan keluarga yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan keluarga dipilih sebagai konteks penelitian karena karakter kepemilikan yang terkonsentrasi berpotensi menciptakan dinamika tata kelola yang kompleks serta meningkatkan risiko konflik kepentingan antara pemegang saham pengendali dan pemegang saham minoritas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi data panel pada perusahaan keluarga sektor consumer cyclicals dan consumer non-cyclicals selama periode 2021–2024. Data diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan auditan yang dipublikasikan secara resmi. Audit fees diukur menggunakan logaritma natural biaya audit eksternal, sementara karakteristik blockholders direpresentasikan melalui keberadaan dan jumlah pemegang saham besar selain pemegang saham pengendali utama. Homogenitas kepemilikan keluarga diuji sebagai variabel moderasi untuk menangkap potensi dominasi pengendalian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan blockholders berasosiasi positif dengan audit fees, yang mengindikasikan bahwa auditor memandang kehadiran pemegang saham besar tambahan sebagai sumber peningkatan kompleksitas dan risiko tata kelola. Sebaliknya, jumlah blockholders tidak terbukti memengaruhi audit fees secara signifikan. Temuan lainnya menunjukkan bahwa homogenitas kepemilikan keluarga memperkuat hubungan antara keberadaan blockholders dan audit fees. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa pola dan karakter pengendalian kepemilikan lebih berperan dalam penilaian risiko audit dibandingkan sekadar jumlah pemegang saham besar.